Pantai Batu Pinagut Kembali Menelan Korban

1
Pantai Batu Pinagut Kembali Menelan Korban

Pantai Batu Pinagut Kembali Menelan Korban

Pantai Batu Pinagut Kembali Menelan Korban – Kawasan objek wisata pantai Batu Pinagut Boroko Kecamatan kaidipang Bolmong Utara Sabtu (14/12) akhir pekan lalu sekitar pukul 16.00 Wita kembali menelan korban jiwa. Dua bocah yang masih berstatus siswa kelas III SD masing-masing Alvin Olii (7) dan Risky Pangkey (8) menjadi korban keganasan gelombang laut. Korban Alvin kini sudah dimakamkan oleh pihak keluarga karena sekitar satu jam setelah kejadian jasad korban langsung ditemukan tidak jauh dari loaksi kejadian. Sementara, korban satunya lagi bernama Riski hingga Minggu Malam (16/12/03) masih terus dalam proses pencarian.

Informasi yang berhasil dirangkum, menyebutkan dihari naas itu usai bermain bola kaki di lapangan kembar Boroko, kedua korban bersama dua saudaranya Aditya Olii (7) dan Rafly Olii (7) datang ke pantai kawasan Batu Pinagut untuk mandi bersama. Namun, lantaran Aditya dan Rafly masih terlalu kecil, sehingga hanya berani mandi dan mermain-main di bibir pantai. Sementara Alvin dan Riski kabarnya mandi agak sedikit menjauh dari bibir pantai, sehingga saat bersamaan cuaca alam kurang bersahabat karena pecahan ombak gelombang sedikit kencang dari biasanya.

Selanjutnya karena sudah merasa kedinginan, Aditya dan Rafly langsung beranjak naik kedaratan, sedangkan kedua korban masih asik mandi dan bermain di pantai yang tergolong cukup angker. Hingga akhirnya keduanya terseret oleh gelombang yang pada saat itu sedang pasang naik. Salah satu saksi mata Yuli Hapili (30-an) warga Boroko Timur Kecamatan Kaidipang yang saat itu berada tidak jauh dari lokasi kejadian melihat seperti ada benda terapung. Lalu dirinya memberitahu salah satu pemuda untuk mengecekya, ternyata benda tersebut adalah sosok mayat yang diketahui adalah Alfin Olii.

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Boroko, namun sayangnya nyawa korban sudah tidak bisa tertolong lagi karena tubuh korban sudah terbujur kaku. Mulai saat itu proses pencairan terhadap satu lagi korban yang hilang terus dilakukan. Bahkan, di lokasi kejadian sudah dibangun tenda oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BBD) untuk terus melakukan pencarian hingga korban bisa di temukan. Seluruh peralatan seperti Kapal pengawas milik Polairud yang dibantu nelayan sekitar ikut diterjunkan untuk menyisir pantai Boroko.

Menariknya, pada Minggu kemarin, ada seorang wanita paroh baya yang kabarnya adalah pawang buaya, secara sukarela juga ikut melakukan pencarian terhadap korban. Namun hingga sore tadi, korban yang hilang belum bisa ditemukan. Kapolsek Urban Kaidipang Kompol Macky Bawengan membenarkan peristiwa tersebut. “Proses pencarian hingga kini masih terus dilakukan,” tandas Bawengan.  (Team Bp)

 

LEAVE A REPLY