Soal Pemutusan Jaringan PLN, Camat dan Kadis Saling Tuding

0

BOLMUTPOST – Camat Bolangitang Barat (Bolbar) Drs Halifaks Olii dan Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan (Capilduk) Bolmut, Drs Abdul Karim Lauma, saling lempar tanggung jawab menyusul pemutusan aliran listrik oleh PLN Cabang Boroko. Pasalnya, sudah sebulan terakhir ini sejumlah peralatan elektronik di kantor Camat Bolang Itang Barat sudah tidak beroperasi lantaran selama enam bulan belum membayar tagihan listrik. “Fasilitas elektronik di kantor sudah satu bulan ini tidak bisa dioperasikan kantaran jaringan listrik sudah diputus oleh pihak PLN,” ujar salah satu staf di kantor Camat. Camat Bolangitang Barat Drs Halifaks Olii, mengakui kalau pemutusan jaringan listrik oleh pihak PLN lonjakan tagihan listrik yang disebabkan adanya penambahan daya yang dilakukan oleh Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan dalam program Elektronil Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) tanpa ada pemberitahuan. “Penambahan daya 3500 wat yang dilakukan oleh Discapilduk untuk pengurusan program e-KTP tanpa sepengetahuan kami. Sehingga listrik kami di kantor tiba-tiba sudah diputuskan,” kata Olii. Ditempat terpisah, Kadis Capilduk Bolmut Drs Karim Lauma membantah pernyataan Camat Bolbar kalau pemutusan jaringan listrik lantaran pengurusan e-KTP. Menurutnya, pihaknya hanya membantu dalam penambahan daya pada saat pelaksanaan program e-KTP secara masal 2012 lalu. Ini karena adanya keluhan dari panitia penerbitan e-KTP di semua kantor camat lantaran tidak mampu untuk menjalankan mesin perekam e-KTP. “Kami hanya membantu penambahan daya saja, dan tentunya sudah dikoordinasikan dengan Camat. Kalau masalah tagihan itu bukan urusan kami,” terang Lalisu. Soal Pemutusan Jaringan PLN, Camat dan Kadis Saling Tuding (***)

LEAVE A REPLY