Warga Sangkub Resah, 9 “Teroris” Berkeliaran

0

Warga Sangkub Resah, 9 “Teroris” Berkeliaran

Warga Sangkub Resah, 9 “Teroris” Berkeliaran –  Warga Sangkub yang bermukim di Desa Sidodadi, Pangkusa dan sekitarnya resah dengan hadirnya 9 orang yang diduga “teroris”. Menurut Ham Mokodenseho, warga Sangkub IV, keberadaan 9 orang liar itu sudah berjalan 2 pekan. Penduduk sangkub, yang berkebun di wilayah Sidodadi, Pangkusa sudah meninggalkan kebunnya. Tak mau lagi menjaga tanaman. Kabarnya, warga itu dilanda rasa takut. 9 orang yang terdiri 8 laki-laki dan 1 perempuan itu, dengan gaya liar, kerap tiba-tiba hadir di kebun warga. Walau tak membuat kekerasan. Tetap saja petani. Menjadi was-was. “Dorang (mereka) tiba-tiba saja datang..trus kalau ditanya langsung lari ke hutan,”terang Ham. Karena berpenampilan liar, aktifitas warga ke kebun menjadi menurun.

Beberapa waktu lalu, pihak Polsek Sangkub sempat menginterogasi seorang dari kawanan tersebut. Informasi yang diperoleh mereka mengaku asal Sunda, Jawa Barat. Si orang liar pun dilepas lantaran komunikasi dua arah itu tidak nyambung. Sejumlah warga mengharapkan Pemerintah dan Kepolisian menuntaskan keresahan warga. “Kami harap Pak Polisi dan pemerintah menyelidiki mereka itu. Kalau perlu mengembalikan orang-orang liar itu ke daerahnya,”imbau Papa Rinto warga Sangkub yang memiliki Kebun di Pangkusa itu.

Sementara itu, Kapolsek Urban Kaidipang kompol Meky bawengan setelah menerima informasi tersebut langsung melakukan pemeriksaan di desa Sidodadi, Sangkub. Sabtu (23/2) sekira pukul 21.00, Bawengan bersama 2 tim Buser diterima sekdes Sidodadi. Setelah melakukan klarifikasi informasi, ternyata yang meresahkan warga hanya orang gila. “Orang gila itu, pindah-pindah tempat pak. Kadang ia di kebun orang Sang, kadang di kebun orang Sidodadi. Sehinggan warga mengira banyak. Padahal cuma 1 orang,”jelas Sekdes Sidodadi. Kapolsek Meky menegaskan bahwa informasi 9 orang yang diduga teroris adalah tidak benar. “Hanya orang gila saja,”tegas. Perwira satu melati itu mengimbau agar warga tetap tenang. “Saya imbau, warga kembali bekerja seperti biasa. Kalau ada orang yang dicurigai, tanya identitasnya lalu foto. Kemudian dilapor ke Polsek terdekat,”tegas Meky.   (Rhp)

LEAVE A REPLY