Mutasi dan Fenomena Jum’at Kramat

0

DUA mutasi yang telah digelar Pemkab Bolaang Mongondow Utara beberapa waktu silam menorehkan sekelumit “penerawangan”
Mutasi atau yang akrab disebut rolling itu, oleh DP-Syah dilaksanakan pada hari Jum’at sore. Dan kedua rolling lalu itu dimainkan diwaktu sore. Itu sebabnya, di kalangan pejabat Pemkab Bolmong Utara mengibaratkan, gaya Abdul Samad di KPK itu dengan gaya Depri. Lahirlah Jum’at keramat. Kenapa mesti hari Jum’at ?? Kenapa bukan hari Senin, Selasa atau hari-hari lain. Diam-diam pertanyaan itu mengemuka. Untuk menjawab pertanyaan, akhirnya munculnya kisah-kisah klenik. Yang dikalangan masyarakat Bolaang Mongondow Utara masih amat-amat akrab. Banyak pakar supranatural yang dimintai komentar seputar hari Jum’at yang dipilih Papa Adit dalam melantik dan menonjob-kan pejabatnya. Menurut mereka, yang rata-rata enggan dimediakan identitasnya. Jum’at adalah penghulu dari semua hari. Sehingga, sakralnya hari Jumat dinilai layak untuk melantik-menyumpah seorang pejabat yang akan melayani rakyat. Ada pula yang menyebutkan, hari Jum’at amat tepat dengan aura Depri Pontoh yang kharismatik. Pelantikan di hari Jum’at akan menambah wibawa pemerintah. Jauh dari rongrongan oknum-oknum yang nakal. Ada juga yang melihat secara astronomi. Bintang Depri selalu dikaitkan dengan hari Jumat dalam pengambilan keputusan yang sifatnya kebijakan besar. Entah itu benar. Nantilah kita lihat. Apakah benar fenomena Jumat akan berlaku di rolling part III ? Atau kah 2 rolling sebelumnya adalah kebetulan saja.. Wallahu Alam Bissawab.. Hanya Allah dan Depri Syah yang mengetahuinya. Mutasi dan Fenomena Jum’at Kramat (@@@)

LEAVE A REPLY