Dituding Loyo, Kejari Boroko Beber Kasus Korupsi di Pemkab Bolmut

1
Dituding Loyo, Kejari Boroko Beber Kasus Korupsi di Pemkab Bolmut

Dituding Loyo, Kejari Boroko Beber Kasus Korupsi di Pemkab Bolmut

Dituding Loyo, Kejari Boroko Beber Kasus Korupsi di Pemkab Bolmut – Kurang lebih hampir setahun berubah status menjadi Kejaksaan Negeri (Kejari) Boroko penanganan dugaan kasus korupsi di Kabupaten Bolmong Utara boleh dikata masih minim. Tercatat baru saru satu kasus korupsi yang berhasil diselesaikan oleh Kejari Boroko di lingkup Pemkab Bolmut. Hal ini dikatakan Agus Heydemans saat bersua dengan harian ini kemarin. Agus menyebutkan, dari catatan yang dimilikinya satu kasus yang berhasil diungkap. Itupun dilihat dari nominal kerugian yang disebabkan kasus ini tidak sebanding dengan sejumlah kasus yang selama ini belum tersentuh. “Makanya itu, saya tantang mereka bongkar sejumlah kasus yang terindikasi kuat merupakan tindak pidana korupsi,” tegas Agus, Jumat (25/04). Kendati tidak menyentil jumlah kasus yang terindikasi tindak pidana korupsi, Agus berharap, upaya untuk membongkar sejumlah kasus ini tidak lepas dari kerinduan masyarakat agar daerah ini terbebas dari praktek KKN. “Jika dibandingkan masih Kacabjari, tidak sedikit kasus korupsi yang berhasil diungkap. Masyarakat justru sangat menantikan langkah korps kejaksaan untuk membongkar praktik korupsi yang selama ini tidak tersentuh,” tutur mantan Ketua PB KPMIBU ini.

Kepala Kejari Boroko melalui Kasie Intel Frans Karinda saat dihubungi terpisah menjelaskan, pihaknya belum akan terburu – buru dalam mengungkap setiap kasus yang memiliki indikasi tindak pidana korupsi. Namun begitu, dia mengaku pihaknya tengah mengincar beberapa kasus di sejumlah SKPD. “Pastinya kita tidak diam. Nanti ada waktunya teman – teman media kami panggil jika sudah ada kasus yang kami telaah,” paparnya.

Mengenai kasus korupsi yang mendera di Bagian Humas Setda Bolmut lalu yang berhasil mereka ungkap, lanjut dia, bila dilihat kualitas perkaranya apa yang putus sesuai dengan tuntutan yang ada. “Boleh dibandingkan dengan perkara lain, yang putusannya  rata – rata dibawah tuntutan. Kualitas perkaranya justru sesuai tuntutan,” kata dia. Sejauh ini, pihaknya tengah menyelidiki beberapa dugaan kasus yang terjadi disejumlah instansi. Hanya saja, dirinya enggan membeberkan kasus apa saja yang sementara didalami Kejari Boroko. “Pokoknya kalo sudah waktunya akan kami sampaikan. Mudah – mudahan bulan depan sudah ada penetapan tersangka,” tukasnya. (rhp)

LEAVE A REPLY