Soal Tambang Busato

0

Soal Tambang Busato

Laporan : Mursalin hamzah 
Koresponden Bolmut Post

Soal Tambang Busato – DUA demo dari masyarakat Busato dan sekitar tentang penolakan tambang di Busato. Dan demo dari yang mengatasnamakan aliansi penambang rakyat. Adalah “Kado” buat HUT Bolaang Mongondow Utara ke-7. Mestinya demo itu tidak perlu terjadi. Andai oknum-oknum yang terlibat di lokasi Peti Busato menghormati larangan Wakil Bupati Suriansyah Korompot. Bukankah, beberapa waktu silam. Suriansyah dengan nada prihatin mengunjungi lokasi tambang itu. Dia sudah menginstruksikan larangan. Lalu timbul tanda tanya besar. Apakah larangan elit Pemkab itu tidak ditindaklanjuti oleh SKPD terkait dan jajaran kecamatan? Atau apakah larangan itu hanya sekedar larangan. Sehingga kesannya, Pemkab Bolmong Utara ada kepedulian atas aksi penambangan liar itu.

Banyak stakeholder yang terlibat diarena yang menggiurkan itu. Aksi demo 21 Mei 2014 silam adalah wujud keprihatinan. Sejatinya, itulah ketakutan ribuan warga dampak dari peti. Mereka khawatir nasib mereka akan sama dengan Bombana. Daerah yang awalnya lumbung beras. Lalu akhirnya menjadi daerah termiskin. Karena sumber daya air sudah tak ada.

Jangan-jangan Setahun mendatang, Busato, Kayu ogu, Tuntung yang dikenal kawasan lumbung padi di Pinogaluman. Surplus besarnya yang tahunan. Akan disulap menjadi hilang. Sementara penambang dan kroni-kroninya. Usai mendapat batang- per batang langsung tumingkas menikmati panasnya duit emas. Sementara, warga Busato, Kayu ogu dan tuntung harus pasrah menerima dampak.

Pasokan air tak menurun di sungai Busato. Penggerusan tanah menjadi longsor sebab kayu di kawasan hutan itu sudah tak ada lagi. Lagi-lagi mudharat tambang di Busato lebih besar ketimbang manfaatnya. Semoga saja, pernyataan Salim bin Abdullah dan rekannya Saiful Ambarak ditengah aksi bukan mencari popularitas saja. Pun pernyataan Kapolsek Urban Kaidipang Meky Bawengan. Demi selesainya persoalan tambang Busato. Semua pihak harus berjiwa besar untuk tidak melakukan pengerukan. Termasuk pengusaha tambang asal Maluku yang begitu melecehkan kedaulatan Pemerintah bolmong Utara. (***)

 

LEAVE A REPLY