Dugaan Pemalsuan Dokumen PBB

0
Dugaan Pemalsuan Dokumen PBB

Dugaan Pemalsuan Dokumen PBB – Dugaan adanya penyalahgunaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Bolmut sebesar Rp 2 Milliar lebih hingga kini masih simpang siur keberadaannya. Bahkan dari fakta yang mengejutkan sejumlah pihak, Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Bolmut Aang Wardiman Ak, mengaku menandatangani draf piutang PBB yang ada di Kecamatan Pinogaluman walaupun datanya belum lengkap.

“Saya sempat meminta data lengkap, contohnya piutang PBB dari kecamatan Pinogaluman. Karena datanya tidak lengkap, saya tidak ingin menandatanganinya, namun saya didesak untuk menanda tangani berita acara, tapi setelah di desak saya pun menandatangani berita acara tersebut,” pungkas Wardiman saat dimintai keterangnnya oleh dprd Bolmut beberapa waktu lalu.

Pernyataan dari orang nomor satu di DPPKAD Bolmut tersebut menuai sorotan dari elemen masyarakat. Mereka meminta agar kiranya kasus ini bisa ditindaklanjuti oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Boroko sebab ini merupakan tindak pidana yang sangat merugikan masyarakat Bolmut. “Dari penyataan tersebut menandakan ada tindak pidana murni, sebab Kepala DPPKAD Bolmut telah menyalahgunakan wewenangnya untuk merugikan masyarakat Bolmut, tidak hanya Kepala DPPKAD yang harus bertanggung jawab, namun siapa yang telah mendesak agar menandatangani berkas yang tidak lengkap tersebut harus diungkap dan diberikan sanksi yang tegas pula, sehingga masyarakat bisa merasa puas dengan ulah oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut,” tegas Djunaidi Harundja SH, pengamat hukum sekaligus tokoh pemuda Bolmut.

Terpisah Kepala Kejari Boroko Dwianto Prihartono MH, melalui Kepala Seksi Intelijen Frans Jomar Karinda SH, menyatakan jika pemalsuan dokumen seperti itu dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 263 ayat 1 menjelaskan dengan rinci ada konsekuensi hukumnya. “Untuk pemalsuan dokumen ada konsekuensi hukum pidana dengan penjara paling lama 6 tahun,” pungkas Karinda. (Nanang)

LEAVE A REPLY