Pemkab Sambut PKKL Stikes Muhammadiyah

1
Pemkab Sambut PKKL Stikes Muhammadiyah

Pemkab Sambut PKKL Stikes Muhammadiyah

Pemkab Sambut PKKL Stikes MuhammadiyahWakil Bupati Bolmut Suriansyah Korompot, Jumat akhir pekan lalu resmi menerima 261 mahasiswa yang berasal dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhamadiyah Manado, untuk melaksanakan Praktek Komunitas Kerja Lapangan (PKKL) di daerah ini. Kegiatan yang digelar di auala lantai III kantor Pemkab Bolmut, dihadiri juga Sekertaris Kabupaten Reky Posumah, Asisiten I Bidang Pemerintahan Drs Farirudin Gomohung, para pimpinan SKPD, Ketua STIKES Muhamadiyah Manado Agus Artur Laiya, dan ketua panitia praktek, Rizal Arsad.

Wabup  dalam sambutannya merasa bangga dengan kehadiran para peserta PPKL tersebut, sebab saat ini untuk pertama kalinya Kabupaten Bolmut kedatangan mahasiswa STIKES Muhamadiyah Manado. “Pemerintah daerah merasa bangga dengan kehadiran adik-adik mahasiswa yang memilih kabupaten Bolmut sebagai lokasi pelaksanaan kegiatanan. Mudah-mudahan kehadiran adik-adik semua bisa membantu pemerintah untuk mewujudkan gaya hidup sehat terutama di kalangan masyarakat,’’ kata Wabup.

Diakuinya, di kabupaten Bolmut  masih banyak masyarakat yang kurang peduli dengan masalah kesehatan, sehingga lewat kehadiran para mahasiswa ini diharapkan dapat membantu memberikan pemahaman yang betul kepada masyarakat terkait pentingnya kesehatan. “Saya berharap ada simbiosis mutualisme dari kehadiran seluruh mahasiswa yang melakukan praktek, misalnya ada perubahan dari sisi kesadaran masyarakat untuk jadi sehat. Dan tentunya adik-adik mahasiswa mampu memahami dan memecahkan masalah secara bersama,’’ ungkapnya.

Terpisah Ketua STIKES Muhamadiyah Manado Agus Artur Laiya mengungkapkan 261 mahasiswanya akan melakukan PKKL selama 21 hari, dimana dari jumlah tersebut 140 diantaranya adalah mahasiswa jurusan keperawatan, 101 kebidanan, dan 25 mahasiswa jurusan farmasi. ‘’Mereka disini akan dilatih untuk dapat menghadapi dan memecahkan masalah bersama masyarakat, sehingga saat tamat kuliah, nantinya bisa menjadi tenaga kesehatan yang siap pakai untuk membantu pemerintah dalam rangka menangani dan meningkatkan kesehatan di kalangan masyarakat,” jelas Laiya.(***)

TINGGALKAN KOMENTAR

Harap masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda di sini