Awas Air Tak Higienis DiMusim Kemarau

    0
    Awas Air Tak Higienis DiMusim Kemarau

    Awas Air Tak Higienis DiMusim Kemarau

    Awas Air Tak Higienis DiMusim Kemarau –  Sebanyak Depalan Desa di Kabupaten Bolmut dinyatakan paling krisis air akibat dampak musim kemarau. Dan untuk menangulagi krisis air tersebut, pemerintah bolmut pun menyalurkan air yang katanya bersih ke warga-warag desa. Namun sayang, ada dugaan jika air yang disalurkan oleh, Badan Penangulangan Bancana Daerah (BPBD) merupakan air yang berasal dari sungai-sungai yang tidak dapat dipastikan kehigienisannya. Pasalnya, setiap harinya, masyarakat Desa Pontak mendapati jika mobil water tank milik BPBD, sering lalu-lalang di desa mereka, dan mengambil air di hulu sungai Desa setempat.

    “Airnya diambil di sungai disini. Katanya untuk disalurkan ke desa-desa yang sedang krisis air.” Ujar salah seorang warga desa setempat yang meminta namanya tidak dipublikasikan. Hal itu pun tidak dibantah oleh, salah satu staf di BPBD yang bertugas sebagai Koordinator penyaluran air darurat kemarau. Fadly Potabuga. “ untuk air yang disalurkan ini berasal dari sungai pontak, dan Busato.” Akunya. Pihaknya pun tidak dapat menjamin kehigienisan air tersebut. Namun pihaknya tidak merekomendasikan kepada warga yang menerima penyaluran air tersebut untuk mengkonsumsinya.

    “Air itu hanya untuk memenuhi kebutuhan diluar untuk di konsumsi. Tapi beberapa warga justru mengatakan jika mereka tidak bermasalah jika air itu di konsumsi. Tapi kami minta jangan dikonsumsi,” tegasnya. Melihat hal itu, seharusnya pemda dalam menyalurkan air ke masyarakat dapat mengedepankan kehigienisan air yang disalurkan. Agar tidak memberikan dampak buruk terhadap kesehatan masyarakat yang mengkonsumsi air tersebut dikemudian hari. “Masyarakat di daerah-daerah yang krisis air itu, seharusnya diberikan bantuan air dengan kualitas yang layak bukan sebaliknya. Jika ada yang mengkonsumsinya lalu menderita penyakit akibat air yang dikonsumsi. Ini akan menambah masalah baru. Kami harap pemerintah jangan abaikan hal itu untuk masyarakat.” Harap Djunaidi Harundja. (bp01)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Harap masukkan komentar Anda!
    Masukkan nama Anda di sini