Pertumbuhan UKM Bolmut Lemah

1

Pertumbuhan UKM Bolmut Lemah – Keberadaan industri usaha kecil dan menengah (UKM), di kabupaten Bolaang Mongondow Utara, kian hari kian menurun. Pasalnya dari 411 pelaku industri kecil dan menegah di kabupaten setempat, saat ini tinggal 140 yang dinyatakan sehat. Meski langkah-langkah untuk menumbuhkan  semangat UKM di daerah terus dilakukan oleh pemerintah. Namun hal itu terbukti belum memberikan dampak positif. “Artinya program pemerintah dalam meningkatkan serta menumbuhkan UKM dan daerah belum maksimal. Karena sampai hari ini kebaradaan UKM justru tidak mengalami peningkatan malah sebaliknya.” Ujar Djunaidi Harunjda salah satu pemerhati di kabupaten bolmut.

Menurutnya, pemerintah melalui instansi-instansi terkait harus menyiapkan formula jitu guna menarik dan menumbuhkan para pelaku UKM di Bolmut. Bukan hanya sekedar memberikan bantuan berupa dana segar saja. “jika setiap tahun pemerintah mengelontorkan anggaran untuk membantu UKM-UKM di Bolmut, tapi sampai saat ini hanya kecil diantara mereka yang mengalami kemajuan. Jadi harus ada formula jitu untuk menumbuhkan kembali UKM yang ada di Daerah ini.” Harapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi serta Penanaman Modal (Disperindagkop-PM) Bolmut, Uteng Datunsolang mengatakan jika, dari 411 UKM yang ada di Bolmut, pemerintah telah mensubsidi hampir 200 lebih UKM yang ada. “Bentuk perhatian pemerintah, seperti dilakukannya pelatihan, sosialisasi, serta pemberian dana segar untuk membantu menstimulus UKM mereka. Namun, tak semua UKM melaksanakan usaha mereka dengan baik sehingga tidak berkembang bahkan gulung tikar,” ujar Datunsolang.

Ia mengatakan lagi, setiap tahunnya pemda menyiapkan dana sebesar Rp. 500 juta untuk membantu UKM yang ada di Daerah. Namun, pemberian bantuan dana tersebut diberikan kepada UKM yang terbilang masih aktif dan baik, terutama pada system managemennya. “Yang ada saat ini tinggal 140 UKM yang aktif dan dinyatakan sehat. Mereka bergelut di usaha kuliner, Batu bata, Bengkel produksi, Meubel dan kerajinan lainnya.” Terangnya. (bp01)

LEAVE A REPLY