Realisasi PAD dan Retribusi Masih Jongkok

0

Realisasi PAD dan Retribusi Masih Jongkok

Realisasi PAD dan Retribusi Masih Jongkok – Dari data yang diperoleh oleh bolmutpost, Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Retribusi di Kabupaten Bolmut, mulai januari sampai 30 september 2015, tercatat masih jauh dari harapan. Pasalnya, dari total target sebesar Rp 6,319,700.000 realisasinya saat ini baru sekitar Rp. 3,698,460,808. Artinya pemerintah melalui SKPD-SKPD terkait yang mengelola PAD dan Retribusi tersebut harus memacu capaian target tersebut menginggat kurang dari tiga bulan lagi akhir tahun anggaran 2015 akan selesai. “Seharusnya di bulan ini, realisasi capaian PAD dan Retribusi sudah mendekati target, minimal sudah 80 persen keatas. Namun melihat data capaiannya saat ini, kami kurang yakin jika Pemda mampu merealisasikan PAD dan Retribusi daerah itu sesuai target yang ada,” ujar djunaidi harundja salah satu pemerhati di Bolmut. Menurutnya, kurang tegasnya pemerintah dalam hal penarikan PAD dan Retribusi tersebut, membuat tingkat kesadaran masyarakat pun masih minim. Apalagi terkait Retribusi, seperti IMB, izin HO, Parkir, pengujian kendaraan bermotor dan retribusi pasar. Pemda harus tegas soal itu. “Apalagi terkait PAD galian C, yang setiap tahunnya tidak capai target, pemda harus tegas menertibkan perusahaan yang tidak membayar kewajibannya tersebut.” Tegasnya.

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Daerah Bolmut, Aang Wardiman saat dikonfirmasi mengatakan, jika rata-rata realisasi capaian PAD dan Retribusi telah mencapai 70 persen. Namun ia tidak mengelak jika masih ada sejumlah pos PAD dan Retribusi yang capaiannya masih rendah atau dibawah 70 persen. “Seperti target PAD untuk galian C, sesuai data baru 21,12 persen. Demikian juga untuk perhotelen baru pada posisi 48,43 persen. Sementara beberapa SKPD lainnya yang masih di bawah 50 persen.” Ujar Wardiman. Ditanya langkah pemda untuk mengenjot realisasi PAD dan Retribusi daerah tersebut, Wardiman pun mengatakan hal itu tergantung dari SKPD pengelolaan PAD dan Retribusi itu. “Disini keseriusan SKPD yang dibutuhkan. Harapan kami sebelum tanggal 15 desember PAD dan retribusi daerah sudah capai target,” pungkasnya. (bp01)

LEAVE A REPLY