Terkait Penikaman Siswa SMK, BAPAS Sembagi Bolmut

1
Terkait Penikaman Siswa SMK, BAPAS Sembagi Bolmut

Terkait Penikaman Siswa SMK, BAPAS Sembagi Bolmut – Kasus penikaman yang terjadi baru-baru ini di Sekolah Menengah Kejuruan Kaidipang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yang mengakibatkan salah satu murid smk (febrianto harundja) mengalami luka tusukan dan pemukulan oleh ketujuh teman sekolahnya, akan ditingkatkan.

Hal itu dibuktikan oleh polsek urban kaidipang dengan mendatangkan Badan Pemasyarakatan (BAPAS). Sebagai dengan syarat dinaikannya proses penyelidikan ketahap selanjutnya sebagaimana telah diatur dalam undang-undang nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak. “ Ketujuh TSK masih dibawah umur sedangkan untuk menaikkan statusnya harus melalui proses pemeriksaan oleh KPA,” tutur Kompol Hilman F Adam sebagai Kapolsek Urban Kaidipang.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Kaidipang Munif Buhang saat dimintai tanggapan mengatakan, pihak sekolah akan berupaya menempuh jalan damai antara pihak korban maupun tersangka mengingat semuanya masih sama-sama duduk di bangku sekolah. “Hanya saja, untuk menghindari konflik lanjutan pihak sekolah akan mengeluarkan surat pindah terhadap ketujuh tersangka sambil menunggu keputusan apakah prosesnya akan dilanjutkan,” jelas Buhang.

Disisi lain, Pihak keluarga korban tetap akan melanjutkan proses hukum terhadap ketujuh tersangka. “tetap akan kami lanjutkan Prosesnya agar ada efek jerah baik sekolah maupun para pelaku. Kami juga sesalkan kurangnya proses keamanan sekolah sehingga terkesan melegalkan senjata tajam masuk dengan bebasnya dilingkungan sekolah,” ungkap salah satu keluarga korban.

Tim BAPAS juga telah berupaya untuk menempuh jalur musyawarah mengingat antara kedua pihak masih dibawah umur. Namun upaya musyawarah tidak membuahkan hasil, pihak korban akan  terus melanjutkan proses kasus ini. “ Baiknya kasus ini dimusawarahkan mengingat pelaku masih dibawah umur tapi semuanya kami serahkan kembali kepada pihak korban,” tandas ketua tim BAPAS Stevy M Andih SH. (***)

LEAVE A REPLY