Masyarakat Diminta Hindari Ancaman Malaria

1

Masyarakat Diminta Hindari Ancaman Malaria

BOLMUTPOSTPenyakit malaria tentu sudah tidak asing lagi di telinga kita. Meskipun sudah umum terdengar, namun kita harus tetap waspada akan bahaya dan ancamannya. Sama dengan demam berdarah, malaria juga penyakit yang dibawa oleh nyamuk. Namun, nyamuk yang membawa virus dan jenis virusnya berbeda satu sama lain. Malaria adalah penyakit yang dibawa oleh nyamuk anopheles betina. Malaria juga merupakan penyakit yang sifatnya dapat menular dan umunya menyerang manusia pada pagi atau sore hari.

Dari tahun-ketahun angka penderita penyakit malaria terus bertambah dan mengalami peningkatan. Berdasarkan kasus ini, Dinkes melalui Bidang penanggulangan panyakit dan wabah (P2&W) melakukan upaya penanggulangan dan deteksi dini kasus malaria melalui active case detection yang salah satunya adalah Mass Blood Survey (MBS) atau pengambilan sampel darah specimen malaria yang dilaksanakan sejumlah desa sasaran.

Kepala Dinas Kesehatan Bolmut dr Jusnan Mokoginta MARS, melalui Yani Lasama SKM menjelaskan, jika ditemukan spesimen dengan hasil positif langsung dilakukan pengobatan dengan terapi obat anti malaria. Namun, kadang kala banyak masyarakat yang keberatan untuk dilakukan pengambilan specimen dengan alasan takut, sehingga mempengaruhi target yang telah ditetapkan. Padahal pemeriksaan sangat membantu masyarakat untuk mengatahui positif atau negatif atas serangan malaria.

Lanjutnya, Apalagi saat ini sudah masuk pada musim penghujan, jika masyarakat tidak mewaspadai maka akan diserang malaria. “Seluruh Puskesmas juga sudah diperintahkan agar tetap siaga terhadap ancaman malaria,” tuturnya

Ditambahkannya, Faktor risiko penyebab malaria yaitu mereka yang memiliki sistem imun rendah, seperti pada bayi dan anak-anak, orang yang datang dari wilayah dimana tidak ada risiko malaria sebelumnya, ibu yang sedang hamil beserta janin dalam kandungannya, dan transfusi darah. jika tidak diobati dengan tepat, maka akan terjadi komplikasi pada penderita dan berujung pada kematian, “Jelasnya. (rhp)

LEAVE A REPLY