Oknum Ajudan Pj Bupati Boltim Disinyalir Terlibat Praktek Money Politic

0
Oknum Ajudan Pj Bupati Boltim Disinyalir Terlibat Praktek Money Politic

Oknum Ajudan Pj Bupati Boltim Disinyalir Terlibat Praktek Money Politic

Oknum Ajudan Pj Bupati Boltim Disinyalir Terlibat Praktek Money Politic – Masyarakat Desa Purwerejo, Kecamatan Modayag, kembali dihebohkan praktek politik uang yang disinyalir melibatkan oknum aparat kepolisian. Kejadian ini bermula aksi razia yang digelar warga di sepanjang jalan antara Moyongkota dengan Bongkudai, Rabu (09/12) pukul 04.00 WITA dini hari.

Meski tak berhasil menangkap pelakunya, warga berhasil mengamankan kendaraan jenis roda empat tipe Toyota Avanza dengan nomor polisi DB 471 LM serta uang senilai Rp 94 juta. Diketahui, kendaraan ini merupakan milik warga di Kecamatan Tutuyan yang hingga kini tengah ditelusuri aparat dari Polres Bolmong.

Menurut keterangan sejumlah saksi saat razia tersebut, mobil ini dicegat saat berada di Desa Purwerejo. Setelah digeledah, ternyata mobil tersebut membawa uang ratusan juta bersama buku tabungan serta bukti kwitansi berikut daftar penerima uang.

“Uangnya sekitar 200 juta bersama buku Bank dan daftar penerima. Ada juga kwitansi bukti transaksi yang bertuliskan tim pemenangan,” kata sejumlah warga. Menariknya, dari keterangan saksi yang mencegat mobil ini, Fitrah Damopolii, warga Bongkudai, menyaksikan ada oknum aparat kepolisian yang diketahui yakni berinisial Kr serta ajudan Penjabat Bupati Boltim berinisial Ir.

“Yang saya kenal ada dua orang anggota Polisi. Mereka lengkap dengan membawa senpi. Cuma yang satu kurang kenal, tapi satunya saya kenal dia ajudan penjabat bupati,” bebernya.

Beruntung emosi warga cepat diantisipasi. Sejumlah petugas dibantu aparat dari Brimob langsung turun ke lokasi untuk mengamankan emosi warga. Sementara barang bukti uang dan berkas langsung diamankan pihak Kepolisian.

Namun Kasie Humas Polres Bolmong, AKP Saiful Tamu, ketika dikonfirmasi membantah jika ada keterlibatan oknum anggota Kepolisian. “Bukan lima orang tapi dua orang. Dan uang yang kita amankan 94 juta,” kata Saiful.

Ia mengatakan, untuk dugaan keterlibatan oknum anggota Polisi masih dilakukan penyelidikan. Jika memang indikasi terlibat dalam politik uang dalam Pilkada, tentu akan ada sanksi. Saat ini Polres masih melakukan pendalaman dan penyelidikan. Jika memang terbukti akan diproses sesuai aturan.

Ia menambahkan, sebelumnya kejadian serupa juga terjadi di Desa Moyongkota. Satu motor milik warga diamankan bersama uang 15 juta rupiah. Hingga kini kondisi keamanan masih kondusif. Ia berharap masyarakat tidak terprovokasi dan tetap menjaga keamanan. “Jadilah masyarakat yang cerdas. Kita sukseskan Pilkada ini,” kata mantan Kapolsek Passi ini. (and)

LEAVE A REPLY