APBD Bolmut 2016, Hasil Musrenbang Akan Diakomodir

1

APBD Bolmut 2016, Hasil Musrenbang Akan Diakomodir

APBD Bolmut 2016, Hasil Musrenbang Akan Diakomodir – Sejumlah warga Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) berharap, pasca disahkanya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2016, dapat menyentuh kepentingan masyarakat. Pasalnya, semua kebutuhan masyarakat di seluruh desa sejak awal sudah dituangkan dalam hasil Musyawarah Rencana Pembangunan Kabupaten (Musrenbangkab).

“Hasil Musrenbang tingkat desa telah merangkum seluruh kebutuhan masyarakat di seluruh desa, jadi kami berharap pemerintah daerah tetap mengakomodir kepentingan masyarakat,” ujar sejumlah warga.

Sementara, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bolmut, Drs leksi Talibo menjelaskan hasil Musrenbang yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu telah dijabarkan dalam rencana kerja pemerintah daerah tahun 2016.

Menurutnya, sebelumnya tahapan perencanaan pembangunan telah dilaksanaklan dalam beberapa tahapan untuk mengakomodir aspirasi masyarakat secara partisipatif. Oleh karena itu, dalam pengkajian sampai pada penetapanya akan menjadi rencana kegiatan pembangunan daerah, tetap memperhatikan urgensi dari program yang dusulkan. Sehingga akan melahirkan program dan kegiatan yang benar-benar berorientasi kepada penanggulangan permasalahahan yang ada di kalangan masyarakat.

“Urgensi program yang dimaksudkan tidak hanya bersifat penaggulangan sementara, akan tetapi lebih mempertajam penanggulangan penyebab-penyebab terjadinya permasalahan itu sendiri,” terang Talibo.

Ia juga menjelaskan, permasalahan yang terjadi di masyarakat Bolmut tak akan pernah habis, bahkan akan semakin berkembang dan semakin kompleks, sejalan dengan perkembangan kehidupan masyarakat. Sehingga pemerintah daerah dapat secara arif dan bijaksana menyikapi permasalahan yang terjadi, yang akhirnya akan melahirkan program dan kegiatan yang tepat sasaran dan tepat manfaat. “Semua usulan melalui Musrenbang tetap diakomodir dengan memperhatikan urgensi dan ketersediaan kemampuan keuangan daerah,” pungksnya.(***)

LEAVE A REPLY