Soal Sumpah Pocong, Pj Bupati Boltim No Comment

0

Soal Sumpah Pocong, Pj Bupati Boltim No Comment

Tutuyan – Penjabat Bupati Bolmong Timur (Boltim) Muhammad Rudi Mokoginta nampaknya enggan diambil sumpah pocong atas dugaan keterlibatan oknum ajudannya dalam kasus money politik (Monipol) Pilkada lalu.
Saat ditemui harian ini di ruang kerjanya, Kepala BPMD Propinsi Sulut ini enggan member komentar lebih terkait desakan elemen masyarakat di Boltim tersebut. “Kalau itu saya no comment,” elak Rudi, Senin (28/12) kemarin.
Rudi mengaku tidak terlibat dalam praktek monipol di Desa Purworedjo, Kecamatan Modayag, belum lama ini. Alasannya, dia tidak tahu menahu lantaran ajudannya ini tengah meminta izin tidak masuk kerja. “Ia izin karena anaknya sakit, jadi tidak ada kaitannya dengan saya,” tampiknya.
Di sisa waktu masa jabatannya yang tinggal beberapa bulan lagi, Rudi pun menginginkan agar situasi politik paska pilkada tetap kondusif hingga pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih. “Saya ingin situasi tetap kondusif hingga pelantikan kelak. Masyarakat saya imbau tidak usah terpengaruh dengan isu – isu yang mengganggu keamanan daerah,” pintanya.
Sekedar informasi, dua oknum polisi yakni Bripka IM dan Bripka KM telah menjalani sidang etik di Polres Bolmong pada Senin (21/12) lalu. Bripka IM diketahui adalah ajudan penjabat Bupati Boltim Rudi Mokoginta. Sedangkan, Bripka KM merupakan anggota Patwal Walikota Kotamobagu Tatong Bara. (and)

LEAVE A REPLY