Rio Haryanto Dinobatkan Media Inggris Sebagai Pembalap Terburuk F1 2016

0
Rio Haryanto Dinobatkan Media Inggris Sebagai Pembalap Terburuk F1 2016

Rio Haryanto Dinobatkan Media Inggris Sebagai Pembalap Terburuk F1 2016

Kompetisi Balapan F1 2016 di Grand Prix Abu Dhabi, Sirkuit Yas Marina, Minggu (27/11/16) lalu telah berakhir. Nico Rosberg juara dunia F1 2016.

Sepanjang Kompotisi F1 2016, Indonesia patut berbangga diri karena telah mencetak sejarah lewat pembalap Rio Haryanto yang perdana berlaga di ajang tersebut. Di awal musim, Rio bergabung dengan tim Manor Racing untuk bersaing dengan Hamilton dan rekan-rekan pembalap F1 lain. walapun Rio hanya bisa membalap pada 12 race pertama.

Pembalap kelahiran 22 Januari 1993 ini harus pulang ke Tanah Air usai finish di urutan ke-20 pada GP Jerman, Minggu (31/07/16) lalu. Pembalap kelahiran Surakarta itu tak mampu meraih poin hingga balapan terakhirnya di musim 2016. Hasil ini sepertinya yang menjadi alasan media Inggris, The Guardian memebri gelar Rio sebagai pembalap terburuk sepanjang musim.

“Pembalap terburuk: Rio Haryanto, jika Anda masih mengingatnya. Debut di GP Australia, dia menabrak Romain Grosjean pada sesi latihan dan harus menerima penalti. Pada Agustus, Manor menggantinya dengan pembalap cadangan,” tulis The Guardian. Selain itu, Rio juga mengalami insiden pada balapan GP Rusia ketika menabrak Marcus Ericsson dari tim Sauber.

Kekasih Sarah Noon ini memang belum bisa memberikan poin bagi tim Manor dan tak bisa memenuhi syarat administrasi pembalap sehingga gagal berlaga satu musim penuh di F1 2016. Namun, Rio beberapa kali mencatat hasil baik di sesi latihan untuk sektor lurus di track atau speed trap. Semoga saja Rio dapat kembali berlaga di F1 sehingga bisa meraih prestasi lebih baik dan mengharumkan nama indonesia.

Route

Your location:

LEAVE A REPLY