Kader PAN Terbaik Bolmut Di Pecat, Subhan : Partai Harus Tahu Diri

0
Kader PAN Terbaik Bolmut

BOLMUTPOST – Meski dinyatakan telah dipecat dari Kader Partai Amanat Nasional (PAN) Bolaang Mongondow Utara, Subhan Hassan mengaku akan terus melakukan pembelaan terhadap pemecatan yang dilakukan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN tersebut.

Hal ini disampaikannya, saat bertemu dengan sejumlah wartawan, Senin (9/1) kemarin.
Subhan menjelaskan, bahwa Partai harus tau diri. Karena dirinya merupakan kader terbaik PAN Bolmut semenjak Kabupaten Bolmut ini dibentuk.

“Saya juga selaku kader partai semenjak Bolmut mekar akan akan membela diri sebagai orang yang terzolimi,” singkatnya.

Dilain pihak, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulut Sehan Salim Landjar, saat bertemu dengan sejumlah wartawan, mengatakan, SK pemecatan terhadap Subhan Hassan, telah diterbitkan oleh DPW dan saat ini proses Pergantian Antar Waktu (PAW) sedang berproses di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bolmut.

“Dia sudah dipecat dari partai dan proses PAWnya sedang berlangsung. Kami berharap dia sadar diri jangan menggunakan politik sihir atau politik monyet yang menghalalkan segala cara,” ujarnya.

Landjar menjelaskan, Rekso Siswoyo Binolombangan sebagai pemenang pertama dengan torehan suara diatas seribu pemilih pantas mendapatkan posisi tersebut.

“Penggantinya Rekso, dia pantas dan DPW akan  berjuang di KPU agar hak politiknya diberikan. Mengingat dia adalah pemenang pertama saat Pileg lalu,” jelasnya.

Terkait adanya SK pemecatan Kader PAN, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Bolmut Juldin Bolota SIP menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme partai.

“Saya sependapat dengan apa yang diutarakan ketua DPW. Untuk proses PAWnya kita serahkan pada mekanisme partai,” singkatnya.

Terpisah, Ketua KPU Bolmut Faisal Husin melalui divisi data Lukman Dg Masiki SPd mengaku belum akan membahas soal proses PAW Suphan Hassan melainkan statusnya di kepengurusan PAN.

“Saat SKnya terbit 2014 lalu, SH melayangkan gugatan ke mahkama partai dan hingga sekarang belum ada putusan sehingga, KPU masih berpegang pada aturan awal sebelum ada putusan mahkama partai soal status SH,” jelasnya.

Dia menjelaskan, jika proses PAWnya jalan, pengganti SH adalah nomor urut tiga terkecuali ada putusan inkra yang mengembalikan hak politik Rekso Binolombangan.

“Aturannya harus nomor urut tiga kecuali ada putusan inkra dan pengadilan mengembalikan hak politiknya. Saat ini dia adalah mantan terpidana jika ada putusan pengadilan soal status Rekso dan putusan mahma partai soal status SH, KPU bisa memproses PAW SH,” ungkapnya.(ar/16b)

TINGGALKAN KOMENTAR

Harap masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda di sini