Harga Cabai Semakin Pedas, Selain Kelangkaan Faktor Kondisi Alam Tidak Menentu

    0
    Harga Cabai

    SUDAH HAMPIR SEMINGGU HARGA CABAI MEROKET

    BOLMUT POST  – Memasuki awal tahun 2017, warga Bolmong Utara sudah mendapat kado pedas dari pedagang-pedagang pasar tradisional.

    Pasalnyan harga cabai merah di pasar tradisional yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara ini terus mengalami kenaikan.

    Bahkan sudah hampir seminggu ini tembus Rp70 ribu per kilogram. Pedasnya harga cabai ini membuat konsumen terutama para ibu rumah tangga menjerit.

    Hal tersebut disampaikan oleh Salah satu pedagang tradisional Nasir Uno, saat bersua dengan sejumlah wartawan, Rabu (11/1).

    Uno mengatakan, cabai mangalami kelangkaan dan kenaikan yang terjadi saat ini dikarenakan kondisi cuaca yang tidak menentu, sehingga harga cabai mengalami kenaikan di sejumlah pasar yang ada di Kabupaten Bolmut.

    “Saat ini cabai telah mengalami kenaikan karena sulitnya mendapatkan pasokan dari para petani, dan tidak menutup kemungkinan kedepannya harga akan naik dari saat ini Rp 70 Ribu akan terus mengalami kenaikan,” jelasnya.

    Ditempat terpisah, Ketua Komisi II DPRD Bolmut, Rahman Dontili, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya meminta kepada Dinas terkait yakni Dinas Perdagangann Koperasi dan UKM yang merupakan mitra dari Komisi II untuk meninjau dan turun langsung ke lapangan.

    “Pihak Dinas terkait harus segera terjun kelapangan untuk memastikan adanya kenaikan ini, apakah memang dikarenakan stok cabai yang sudah langka atau ada permainan dari pedagang sehingga harga cabai semakin meroket seperti yang dirasakan oleh masyarakat saat ini,” katanya.

    Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Drs Uten Datunsolang MM, saat dikonfirmasi, mengunggkapkan, bahwa pihaknya bersama tim telah melaksanakan operasi pasar atas kenaikan harga cabai ini.

    “Hasil operasi pasar yang kami dapatkan dari para pedagang, bahwa memang adanya kenaikan ini dikarenakan para pedagang sulit mendapatkan stok cabai masuk di Kabupaten Bolmut, bukan permainan dari para pedagang maupun tengkulak,” jelasnya.

    Kenaikan harga cabai saat ini bukan hanya terjadi di Kabupaten Bolmut saja, tapi menyeluruh hingga di daerah daerah lain,”jelas kakay Uten Sapaan akrabnya.(ar/16b)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Harap masukkan komentar Anda!
    Masukkan nama Anda di sini