Harga Kopra Anjlok

0

Harga Kopra Anjlok

Harga Kopra Anjlok – Petani kelapa di desa Binjeita, Bolangitang Timur menjerit. Betapa tidak harga komoditi andalan mereka, kopra, dipasaran mengalami penurunan. Alias anjlok. Merosotnya harga kopra sekitar 50% – 60 % itu sangat mempengaruhi kondisi ekonomi petani kopra. Tak hanya warga Binjeita yang merasakan. Mulai dari kecamatan Sangkub, Bintauna sampai Pinogaluman fenomena anjloknya harga kopra pun terjadi. Kondisi itu sudah berlangsung hampir 2 kwartal. Penelusuran Bolmut Post, Saat ini harga kopra gudang/ kopra kering non kadar air untuk pembelian pabrik Bimoli berada pada kisaran Rp.4500/ kg. Sementara , untuk pembelian kopra harian di wilayah kecamatan Bolangitang timur berada pada kisaran Rp.3500/ kg. Biasanya, petani meraup Rp 700 ribu per 100 kg. Sekarang tinggal Rp 350 ribu per 100 kg. Ini  sangat menyusahkan masyarakat petani kopra karena biaya pengolahan kopra sejak dari proses panen kwartal/ pemanjatan, pengangkutan, sampai pada biaya pengolahan menjadi kopra yang cukup besar.

“Sangat tidak seimbang antara hasil penjualan dan biaya pekerjaan kopra,”tukas Om Israfil, petani kopra Boroko. Apalagi dengan harga barang kebutuhan pokok sembako saat ini yang terus menerus mengalami kenaikan membuat petani menjerit. Tak hanya petani yang menjerit. Kalangan pengusaha pun menggelepar. Mau tak mau, mereka juga kena imbas. Biaya operasional naik, sedang harga penjualan menukik. “Kondisi ini sudah terjadi sejak 6 bulan lalu,”ucap Om Suryo, penampung kopra di desa Pimpi, Bintauna. Seandainya Pemerintah melalui stakeholder terkait bergerak. Situasi ini tidak perlu berlarut-larut. Sudah saatnya Kementerian terkait melakukan operasi pasar dalam rangka mengantisipasi anjloknya harga kopra. Jangan sampai, harga anjlok karena spekulasi pedagang besar yang bergerak dibidang minyak goreng. Hasil konfirmasi bolmutpost dengan Kadis Disperingkop melalui Jefry Lahamesang, menerangkan kalau untuk harga sekarang 3800/kg dan 380 ribu /kg, dan kami tidak hanya diam, kami akan berusaha menindak lanjuti masalah ini. (Rhp)

 

LEAVE A REPLY