Di Balik Penetapan RAPBD BOLMUT 2013

0
dprd bolmut

BOLMUTPOST – Badan Anggaran DPRD Bolmut, Charles Sumaily menyampaikan laporannya dihadapan Rapat Paripurna DPRD Bolmut tentang Penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Tahun Anggaran 2013 (30/11).

Pembahasan Banggar DPRD terhadap Ranperda APBD Tahun Anggaran 2013 adalah merupakan pembahasan lanjutan dari pembahasan atas KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2013 berdasarkan hasil Rapat Banggar DPRD Bolmut tanggal 26 September 2013, yang merupakan alat kelengkapan Dewan yang tertinggi dalam menetapkan jadwal kegiatan DPRD dan sesuai Permendagri Nomor 59 Tahun 2007 tentang perubahan atas Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, tutur Charles.

Pelaksanaan pembahasan dilaksanakan tanggal 28 s/d 30 November 2012, yang terdiri dari dari pembahasan tingkat komisi dan di lanjutkan dengan pembahasan Banggar dengan TAPD yang bertempat di ruang komisi-komisi dan di ruang sidang DPRD Kabupaten Bolmut yang dimulai pukul 09.00 s/d selesai. Peserta rapat terdiri dari Bannggar DPRD Bolmut, Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Bolmut, serta Mitra Kerja Eksekutif yang terkait.

Mekanisme pembahasan dan pengkajian baik ditingkat komisi-komisi bersama mitra kerja eksekutif maupun oleh Banggar DPRD bersama Tim Anggaran Pemda Bolmut telah berjalan lancar walaupun alot karena adanya persepsi yang berbeda-beda terhadap substansi peruntukan anggaran, baik itu penambahan maupun pengurangan, pergeseran, namun pada akhirnya dapat menyatukan kembali perbedaan persepsi yang dibingkai oleh rasa kebersamaan dan keterbukaan dalam suasana yang sangat familiar dengan mengedepankan kepentingan masyarakat Kabupaten Bolmut, ujar Charles Sumaily.

Pihak Eksekutif dalam rapat Banggar dibawah koordinasi Sekretaris Daerah Reky Posumah selaku Ketua Tim Anggaran Pemda Bolmut, sedangkan Banggar DPRD dibawah koordinasi Pimpinan DPRD yang Ex Offecio Karel Bangko (Ketua), Moh.I.Cristoffel Buhang (Wakil Ketua), Suphan K. Hassan (Wakil Ketua) dan Anggota Banggar DPRD Bolmut terdiri dari : Suriansyah Korompot, Salim Bin Abdullah, Charles Sumaily, Arman Lumoto, Elly Crisniary Sahabaty, Masrin Hasan, Fanny Chandra. Berdasarkan hasil pembahasan dan kajian Banggar DPRD Bolmut dan Tim Anggaran Pemda Kabupaten Bolmut, maka estimasi RAPBD Kabupaten Bolmut.

Tahun anggaran 2013 total PENDAPATAN  sebesar Rp.370.434.819.200,00.

Terdiri dari :

Dana Alokasi Umum (DAU) Rp.288.250.888.000,00,

Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp.34.718.130.000,00.

Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah lainnya Rp.6.500.000,00

Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus Rp.15.233.801.200,00,

Belanja Daerah Rp.397.062.887.729,43,

Pembiayaan Netto Rp.16.724.641.036,00,

Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenan Rp.9.903.427.493,43.

Pendapat akhir fraksi DPRD Bolmut dengan  juru bicara Fraksi Golkar Saiful Ambarak, Fraksi PDIP Charles Sumaily, Fraksi PAN Arrman Lumoto, Fraksi P3 Salim Bin Abdullah. Sambutan pendapat akhir  Fraksi Golkar Saiful Ambarak: bahwa musyawarah dalam penataan dan penyusunan anggaran ini jangan mengabaikan kearifan lokal. Dan mengusulkan kepada Pemda Bolmut untuk menjadi perhatian: pembayaran dana yang bersumber dari APBD tahun-tahun sebelumnya sering terlambat.

Pembangunan infrastruktur saluran irigasi di Kecamatan Pinogaluman sampai saat ini belum berfungsi.  Dalam seleksi CPNS, SDM dari Pinogaluman jarang terekrut. Jubir PDIP Charles Sumaily dalam pendapat akhir RAPBD 2013 menyampaikan bahwa kami sebagai penyambung lidah rakyat, oleh sebab itu kami membutuhkan perubahan lebih baik lagi untuk ke depan Tiada yang  abadi kecuali perubahan itu sendiri. Perubahan yangg dapat dirasakan oleh rakyat kecil, dan kami tidak melakukan ghibah dan berburuk sangka terhadap kebijakan publik yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan, namun   semuanya untuk kebaikan bersama demi rakyat Bolmut lebih sejahtera dan berkeadilan. Harapan kami agar  pengelolaan keuangan  daerah jangan sering molor pembayarannya, pemda harus lebih fokus pada sektor  pemberdayaan ekonomi, pengentasan kemiskinan terutama dari segi pemberdayaan ekonomi kerakyatan, penggunaan anggaran  harus sesuai dengan RAPBD tahun berjalan.

Fraksi PDIP menyetujui dan menerima RAPBD 2013 Kabupaten Bolmut. Fraksi PAN Arman Lumoto dalam pandangan akhir menyarankan  agar Pemda Bolmut dalam melaksanakan anggaran  dengan baik dan benar. Dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur, para investor harus melibatkan komponen masyarakat di lokasi proyek. Fraksi PAN menyampaikan sikap menerima dan menyetujui RAPBD Bolmut  2013.

Pandangan akhir fraksi Partai Persatuan Pembangunan (P3) oleh Salim Bin Abdullah menyampaikan usulan serta mengkritisi  peruntukan anggaran baik itu penambahan dan pengurangan , masih banyak yang belum menampung  aspirasi masyarakat dari setiap kecamatan yang distribusi keadilan sosialnya patut dipertanyakan dan  belum tertata dalam dokumen RAPBD 2013. Sambutan Bupati Bolmut Hamdan Datunsolang mengemukakan bahwa. Banggar DPRD telah melaksanakan tugasnya sesuai dengan tahapan penyusunan serta mengkaji hal-hal yang sangat penting terhadap suatu anggaran yang bertambah, berkurang maupun bergeser maupun dikaitkan dengan kepentingan pelayanan kepada masyarakat dengan: sikap kritis dan rasional.  Kepada Banggar DPRD Bolmut,  kita berikan apreasi setinngginya serta ucapan terima kasih.Ada beberapa catatan yang sempat saya sampaikan sesuai hasil rapat denganPresidenRI yaitu bahwa permasalahan sosial saat ini yang perlu kita waspadai adalah:

 1. Konflik komunal yang telah membawa korban jiwa antar penduduk atau antar kampung/desa karena  benturan kepentingan yang telah mewabah secara nasional.

 2. Konflik buru menuntut kenaikan upah.

 3. Konflik masalah pertanahan.

 Sesungguhnya pembahasan dan penyusunan RAPBD adalah proses  politik anggaran, dan pengusulan dan penataan yang bersumbet dari Dana Alokasi Umum (DAU) yangg menjadi tanggung jawab pemerintah pusat untuk selanjutnya akan dibawah dan  dibahas dalam Forum Komunkasi Pemda di Jakarta, ujar Datunsolang (GG/rhp).

LEAVE A REPLY