Media Center for Potensi Kelautan dan Perikanan Daerah

0

Media Center for Potensi Kelautan dan Perikanan Daerah

BOLMUTPOST Guna mengangkat potensi kelautan dan perikanan nasional  semua pemangku kepentingan diminta mendukung pengembangan pusat informasi perikanan (media center) yang dibangun sejak 2007.
Freddy H. Tulung, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informasi, mengungkapkan sebanyak 131 media center telah dibentuk,  sebanyak 69 berada di wilayah pesisir dari Sabang hingga Merauke.
Dia menjelaskan media center itu sebagai upaya untuk menggugah elit pemerintah dan politik punya keberpihakan yang lebih besar terhadap pengembangan potensi kelautan.
Tidak hanya soal akses dibuka lebih besar kepada nelayan dan industri pengolahan perikanan, tetapi perlu dukungan dan pola pikir pemerintah dan elit politik mendukung kelautan,” ujarnya dalam Forum Group Discussion bertema Optimalisasi Penyebaran Informasi bagi Masyarakat Perikanan Melalui Media Center.
Menurutnya, media center sebagai pusat pelayanan informasi dan komunikasi publik berperan untuk menyediakann data base, informasi soal teknologi budi daya perikanan, dan soal perkembangan harga pasar produk perikanan.
Herman Suherman, Kepala Pusat Penyuluhan Kelautan & Perikanan, Kementerian KP, mendukung pengenbangan media center itu dan menyiapkan dua lokasi kawasan percontohan industrialisasi perikanan, yakni diUPT Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus Kota Padang, dan UPT SUPM Pontianak.
Dia menjelaskan  pemnafaatan potensi perikanan dan kelautan belum optimal dan pembangunan kesejahteraan masyarakat belum tercapai.  Oleh karena itu, sambungnya, diperlukan transformasi sosial masyarakat menuju industrialisasi kelautan dan perikanan.
“Salah satu upaya menuju transformasi sosial itu adalah keberadaan pusat informasi public antara lain media center kelautan dan perikanan,” ujarnya.
Dia mencontohkan potensi perikanan budi daya tambak baru seluas 682.858 hektare dari potensi 2,96 juta ha. Potensi budi daya laut hanya terealisasi 117.649 ha dari potensi 12,54 juta ha.
Sebaliknya, potensi perikanan tangkap sudah relative lebih baik, dari potensi sumber daya sekitar 6,5 juta ton telah dimanfaatkan sekitar 5 juta ton. Namun, sekitar 2,62 juta nelayan masih miskin.  (kominfo)

LEAVE A REPLY