Forum Guru Endus Penyelewangan TTP dan Sertifikasi Guru 2012

0

Forum Guru Endus Penyelewangan TTP dan Sertifikasi Guru 2012

Forum Guru Endus Penyelewangan TTP dan Sertifikasi Guru 2012 – Forum Guru Endus Penyelewangan TTP dan Sertifikasi Guru 2012 Forum Komunikasi Guru Bolmong Utara (FKGMBU) mengendus kuatnya dugaan penyimpangan pada penyaluran dana sertifikasi guru dan tunjangan tambahan penghasilan yang dicairkan pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Bolmut. Pasalnya, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.07/2012 dan 35/PMK.07/2012, tentang pembayaran TTP serta Tunjangan Profesi Guru (TPG) menetapkan besaran anggaran pembayaran tunjangan tersebut masing-masing senilai Rp 8,5 miliar untuk sertifikasi guru dan Rp 2,4 miliar untuk tambahan penghasilan yang disalurkan langsung ke rekening kas daerah.

Menurut pengakuan mereka total tunjangan yang belum dibayarkan tersisa tujuh bulan untuk tahun ini terhitung triwulan III dan IV, sementara untuk triwulan satu pun hanya dibayarkan dua bulan. Sedangkan jumlah penerima tunjangan itu sebanyak 837 guru yang ada di Bolmut. “Kami pun patut bertanya, kemana sisa dana tunjangan kami selama tujuh bulan yang belum dibayarkan pemerintah daerah,” beber salah satu guru yang mewanti-wanti namanya tidak dikorankan. Data yang diperoleh wartawan dari forum guru ini menyebutkan, total anggaran TTP yang baru dicairkan baru sekitar Rp 1 miliar lebih. Sedangkan sisa anggaran yang harus dibayarkan untuk tujuh bulan kurang lebih Rp 1,4 miliar. “Kami berharap masalah ini segera ditelusuri pihak kejaksaan, mengingat kuatnya indikasi penyelewengan anggaran tersebut,” tegas guru-guru dari FKGI Bolmut.

Ironisnya, Kepala DPPKAD Bolmut Aang Wardiman AK menyalahkan penyajian data yang diberikan dari Dikpora Bolmut. Sebab menurut dia, pihaknya hanya membayarkan sesuai permintaan dari instansi terkait. “Kami hanya mencairkan pembayaran sesuai dengan permintaan Dikpora,” ucapnya. Selain itu, Wardiman menjelaskan total anggaran yang kantonginya untuk membayar tunjangan tersebut sebesar Rp 10 milyar lebih. Sedangkan kebutuhan total membayar jumlah anggaran senilai Rp 15 miliar. “Dan dana tersebut tidak bisa ditambah lagi dari pusat karena harus menunggu perubahan dana APBN,” tegas Wardiman. Sementara itu, Kadis Dikpora Bolmut Dra Fatsoen Bata mengakui pihaknya baru akan mencairkan 2 bulan saja dari sisa 7 bulan yang belum terbayarkan. “Kami telah mengusulkan anggaran ke DPPKAD. Dari 900-an guru penerima TTP dan Sertifikasi guru, anggarannya mencapai Rp 2 miliar lebih,” ujarnya. Kemudian menyangkut rencana FKGI Bolmut akan mengajukan persoalan ini ke pihak Kejari, dirinya menilai masalah ini tidak hanya terjadi di Bolmut melainkan hampir diseluruh daerah. “Silahkan saja, karena itu adalah hak mereka. Tetapi, persoalan ini hampir sama terjadi di seluruh daerah,” pungkasnya. (rhp)

LEAVE A REPLY