Diduga Banyak Kegiatan Fiktif

0

BOLMUTPOST  Dugaan adanya penyimpangan pada Pengelolaan Keuangan Daerah, disinyalir bakal terjadi, hal ini bisa dilakukan dengan adanya Permintaan Fiktif yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu yang hanya ingin memperkaya dirinya. Dimana permintaan dana pada suatu kegiatan fiktif hanyalah untuk menghabiskan dana yang tersisa disetiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Agar tidak terjadi hal-hal seperti ini, maka Djunaidi Harundja aktivis muda Bolmut meminta kepada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Daerah, (DPPKAD) dapat dengan jeli serta teliti, memeriksa berkas permintaan yang diajukan oleh setiap SKPD untuk beban biaya sebuah kegiatan. “Bisa-bisa saja, ada permintaan fiktif yang diajukan oleh SKPD, guna ingin menghabiskan dana yang ada Instansinya. Oleh karena itu kami berharap agar pihak DPPKAD harus teliti memeriksa setiap berkas permintaan anggaran,” harap Djunaidi.

Dirinya juga menyindir bahwa permintaan-permintaan fiktif juga bukan bisa saja terjadi di SKPD, namun kepada pihak-pihak ketiga, seperti para kontraktor, pasalnya di penghujung tahun anggaran ini, di duga banyak pekerjaan yang belum selesai namun, pengajuan permintaan sudah 100%  atau suda selesai. “Bukan cuma SKPD, tapi kontraktor juga, harus di teliti dulu hasil pekerjaannya baru di bayarkan, jangan permintaannya suda 100 persen tapi, hasil dilapangan belum menunjukan rampung. Itu yang perlu diperhatikan,” pintanya.

Ditempat terpisah, Kepala DPPKAD Bolmut, AangWardiman AK mengatakan, pihaknya tentu akan melakukan pemeriksaan berkas dengan teliti, sehingga usaha adanya permintaan dana yang tidak sesuai, maka akan kami kembalikan lagi. ” Pemeriksaan secara teliti terus kami lakukan, ini guna tidak adanya kesalahan nanti.Adabeberapa berkas yang kami kembalikan, namun rata-rata hanya kesalahan dalam pengisihannya saja. Soal adanya dugaan permintaan fiktif pihaknya memastikan hal tersebut tidak ada,” tegas Wardiman. Diduga Banyak Kegiatan Fiktif

LEAVE A REPLY