Kadis PU Terancam Jadi Tersangka Proyek Jalan Lingkar Huntuk-Mome

0

Kadis PU Terancam Jadi Tersangka Proyek Jalan Lingkar Huntuk-Mome

Kadis PU Terancam Jadi Tersangka Proyek Jalan Lingkar Huntuk-Mome – Polres Bolmong mulai meningkatkan status pemeriksaan di beberapa proyek fisik yang disinyalir bermasalah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah maupun Perubahan APBD tahun 2012 silam di Kabupaten padi.

Betapa tidak, diantara sejumlah proyek fisik tersebut, seperti proyek jalan lingkar Huntuk – Mome di Kecamatan Bintauna berbandrol Rp. 3,7 miliar, prosesnya memasuki tahapan penyelidikan oleh Polres Bolmong.

Kapolres Bolmong AKBP Hisar Siallagan SIK, Kamis (14/02) kemarin, menyebutkan, dirinya telah menurunkan tim yang dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Iverson Manosoh untuk menyelidiki proyek yang disinyalir merugikan daerah ini hingga miliaran rupiah. “Laporan penyidikan sudah ada, sekarang tim tengah menyelidiki kasus ini. Baik itu pengumpulan barang bukti hingga dokumen pendukung lain yang berkaitan dengan proses tender proyek di lapangan,” kata Siallagan kemarin.

Namun sangat disayangkan, pihaknya menolak membeberkan hasil temuan penyidikan yang sebelumnya dilakukan Satuan Intel Polres Bolmong beberapa waktu lalu. “Nantilah, bila sudah ada kepastian jelas atas penyelidikan baru akan saya kabarkan ke wartawan,” kata Kapolres Bolmong tersebut.

Terpisah aktivis pegiat anti korupsi Bolmut, Djunaidi Harundja SH mendesak, Polres Bolmong serius mengungkap kasus dugaan penyimpangan anggaran dalam APBD Perubahan 2012. Sebab Harundja mencurigai, selain anggarannya baru disahkan pada pertengahan bulan Nopember tahun lalu. Juga, kuat dugaan adanya kongkalingkong antara pemerintah daerah dengan pihak ketiga, dikarenakan proyek ini telah dicairkan seratus persen mengingat batas waktu pekerjaan berakhir hingga 31 Desember silam.

“Artinya, pekerjaan proyek ini tidak rasional bila pelaksanaan proyek hanya memakan waktu dua pekan saja, lantas dicairkan seratus persen. Kami berharap, pihak kepolisian pun mesti menuntaskan pengusutan masalah ini. Artinya, warga juga perlu mengetahui hasilnya seperti apa karena pekerjaan itu menggunakan uang rakyat,” tegas Harundja kepada harian ini.

Ironisnya, pihak pemerintah daerah dalam hal ini Kadis Pekerjaan Umum (PU) Bolmut, Didik Sutopo belum bisa dihubungi wartawan via nomor ponsel pribadinya 0812446xxxx. (rhp)

LEAVE A REPLY