Pemerintah Prioritaskan 40 Proyek Infrastruktur MP3EI

0

BOLMUTPOST – Pemerintah akan memprioritaskan 40 proyek infrastruktur Masterplen Percepatan dan Perluasan Pembagunan Ekonomi Indonesia. 40 proyek Infrastruktur ini akan groundbreaking 2014-2017. Deputy Menko Perekonomian Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Daerah Lucky Eko Wiryanto mengatakan 40 proyek tersebut memiliki investasi sebesar Rp 337 triliun. Dari 40 proyek ini, 15 proyek dengan investasi sebesar  Rp 36,2 triliun akan groundbreaking pada 2014 dan 25 proyek dengan investasi sebesar Rp300,8 triliun maksimal akan groundbreaking pada 2017. Nilai investasi ini termasuk perkiraan biaya pembebasan lahan,” tegas Deputy Menko Perekonomian dalam dokumen Komite Percepatan dan Perluasan Pembagunan Ekonomi Indonesia, Senin (11/3/2013). Berdasarkan data KP3EI, koridor terbesar nilai investasinya adalah koridor Jawa dan Sumatera. Pada koridor Jawa akan dibagun 10 proyek dengan investasi sebesar Rp113 triliun, dimana 4 proyek akan groundbreaking pada 2014 dan 6 proyek akan groundbreaking pada 2017. Sementara pada koridor Sumatera akan dibagun 12 proyek dengan investasi Rp111 triliun, 3 proyek akan groundbreaking 2014 dan 9 proyek akan groundreaking pada 2017. Koridor selanjutnya adalah koridor Sulawesi yang akan dibagun 7 proyek dengan investasi Rp61 triliun, 2 proyek akan groundbreaking pada 2014 dan 5 proyekgroundbreaking 2017. Koridor Kalimantan akan dibagun 5 proyek dengan investasi Rp41 triliun, 2 proyek akan groundbreaking 2014 dan 3 proyek groundbreaking2017. Koridor Bali-NT akan dibagun 3 proyek dengan investasi sebesar Rp41 triliun, 2 proyek akan groundbreaking 2014 dan 1 proyek groundbreaking 2017. Terakhir adalah koridor Papua-Kep. Maluku akan dibagun 2 proyek dengan nilai investasi Rp3,3 triliun, dimana 1 proyek akan groundbreaking 2014 dan 1 proyek akangroundbreaking 2017. “Proyek di Indonesia bagian timur sangat tergantung pada pendanaan APBN dan BUMN. Sementara itu, proyek di Indonesia bagian barat berpotensi untuk didanai dengan skema KPS,” ujarnya. 10 proyek infrastruktur pada koridor Jawa adalah Pelabuhan Cilamaya, Bandara Kertajati, Bandara Karawang, Kereta Api Solo-Madiun/Madiun-Surabaya, Jalan akses menuju kawasan Industri Purwakarta, Jalan tol Panimbang-Serang, PLTU Indramayu 4 (1×1000 MW), SPAM Jatiluhur, Sistem pembagunan air limbah Jakarta dan SPAM Umbulan. 12 proyek infrastruktur pada koridor Sumatera adalah pelabuhan Hub Internasional Kuala Tanjung, Pelabuhan Tanjung Sauh (Batam), Kereta Api Medan-Kualanamu, Jalan tol Medan-Kualanamu, Jalan tol Kualanamu-Tebing Tinggi, Jalan tol Medan-Binjai, Jalan tol Palembang-Indralaya, Jalan tol Pekanbaru-Kandis-Dumai, Jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Jalan tol Tebing Tingg-kisaran-Rantau prapat, Jalan tol Lubuk Pakam-Tebing Tinggi dan PLTU Pangkalan susu 2×200 MW. 7 proyek infrastruktur pada koridor Sulawesi adalah Pelabuhan Hub Internasional Bitung, Makassar New Port, Kereta Api Makassar-Pare-pare, Jalan Palu-Parigi, Jalan tol Manado-Bitung, PLTA Karama (4×112,5 MW) dan PLTU Takalar 2×100 MW. 5 proyek infrastruktur pada koridor Kalimantan adalah Pelabuhan Maloy, Pembangunan jalur KA Purukcahu-Bangkuang-Mangkatip, Jembatan Pulau Balang, Jalan tol Balikpapan Samarinda dan PLTU Asamasam 5-6 (2×100 MW). 3 proyek infrastruktur koridor Bali-Nusa Tenggara adalah SPAM Bali Selatan, Pelabuhan Teluk Lembar, Dam Kolhua dan Raknamo. 2 proyek infrastruktur koridor Papua-Kep. Maluku adalah Pelabuhan Sorong di Seget, dan jalan Enarotali-Tiom dan satu proyek nasional yakni Proyek Palapa Ring (pembagunan broadband fiber optik di koridor Papua-Maluku, Sumatera, Sulawesi dan Bali-NT) Pemerintah Prioritaskan 40 Proyek Infrastruktur MP3EI

(SUMBER ekon.go.id)

LEAVE A REPLY