BKKBN Ajak Daerah Percepat Turunkan AKI & TFR

0

BOLMUTPOST.COM Pelaksana Tugas  (Plt) Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) DR. Sudibyo Alimoeso, MA mengajak seluruh Kabupaten/Kota penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang KB untuk terus meningkatkan kinerja dalam penggarapan program KB di wilayahnya, guna mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan angka tingkat kelahiran atau Total Fertility Rate (TFR) dalam rangka pencapaian sasaran MDGs 2015.

Hal itu disampaikan Sudibyo Alimoeso dalam pembukaan pertemuan sosialisasi DAK bidang KB regional III tahun 2013 yang diikuti oleh 162 Kepala SKPDKB Kabupaten/Kota se wilayah Timur Indonesia pada 27 – 29 Maret di Palu, Sulteng.

Saat ini Angka Kematian Ibu (AKI) saat melahirkan tercatat 2,6 per seratus kelahiran, dan diharapkan bisa diturunkan hingga menjadi 2,1 per seratus pada 2014 mendatang. Sementara Total Fertility Rate (TFR) tercatat berada pada angka stagnan 2,6 sementara pada 2014 ditargetnya menjadi 2,1 saja.

Menurut data BKKBN, angka kelahiran menurut umur 15 – 19 tahun masih mencapai 48 orang per 1000 orang, sementara pada 2014 ditargetkan menjadi 30/1000.

Adapun total Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dialokasikan pemerintah untuk mendukung KB tahun ini mencapai Rp 442 miliar, jauh lebih tinggi dibanding yang pertama tahun 2007 lalu sebesar Rp 279 miliar. DAK KB itu dialokasikan untuk 440 lebih kabupaten/kota di Indonesia, atau peningkatan di banding tahun 2012 lalu yang hanya mencapai 437 kabupaten/kota. BKKBN Ajak Daerah Percepat Turunkan AKI & TFR

TINGGALKAN KOMENTAR

Harap masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda di sini