Lumadja Bantah Tuduhan IKPSU Soal Proyek Jembatan Keakar

0

BOLMUTPOST – . Margahasta Citramukti melalui General supertenden Romi Lumadja membantah atas tudingan Ikatan Kawanua Peduli Sulawesi Utara (IKPSU-Sulut) soal pekerjaan proyek tanggul jembatan keakar rute jalan Bintong – Atinggola I Desa Boroko Kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolmong Utara. Pasalnya, menurut IKPSU pekerjaan proyek dari Pemerintah Sulawesi Utara tersebut tidak sesuai spesifikasi. Ketua pelaksana lapangan dari PT. Margahasta Citramukti Hasan Pontoh, mengatakan memang kontraktor dari pekerjaan pembangunan proyek tanggul jembatan keakar rute jalan Bintong – Atinggola I tersebut. Namun, dari PT. Margahasta Citramukti sebagai pihak kontaktor di pihak ketigakan kepada Subkontraktor (Subkon) dan Karim Rasit Eksan sebagai penanggung jawab pelaksana atas proyek tanggul jembatan tersebut. ” Kontraktor dari pekerjaan pembangunan proyek tanggul jembatan keakar yang terletak di Desa Boroko Kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolmut, memang PT. Margahasta Citramukti, namun dari pihak kami sebagai Kontraktor masih dipihak ketigakan kepada Subkon Karim Rasit Eksan. Jadi, penanggung jawab sepenuhnya pembangunan proyek tersebut menjadi tanggunggan pihak ketiga (Subkon), ” jelas Pontoh saat mengklarifikasi soal tudingan IKPSU selasa (25/6) kemarin. Sementara itu pihak General Supertenden dari PT. Margahasta Citramukti Romi Lumadja membenarkan akan pernyataan Pontoh tersebut. Menurutnya, kami sebagai pihak kontraktor pemenang atas pembangunan proyek tanggul jembatan tersebut sudah memberikan tanggung jawab sepenuhnya kepada pihak ketiga sebagai Subkon pelaksana proyek. ” Spesifikasi dan bestek pembangunan tanggul jembatan tersebut sudah kami serahkan kepada pihak ketiga (Subkon) dengan syarat pelaksanaan pembangunan proyek harus berdasarkan spesifikasi dan bestek yang telah diberikan. Jadi, kalau memang hasil pekerjaan yang ada dilapangan tidak sesuai dengan spesifikasi, jangan salahkan kepada kami. Tanggung jawab penuh oleh Subkon, ” Ujar Lumadja melalui via selulernya. Lanjutnya, Lumadja, berdasarkan informasi yang saya dapatkan dari lapangan penanggung jawab pelaksanaan proyek tersebut bukan dari pihak ketiga (Subkon), melainkan Subkon mempihak keduakan ke orang lain. Jadi, kesalahan ini bukan dari kami sebagai kontraktor. Namun, kesalahan yang paling besar ada di pihak ketiga (Subkon), “Tambah Lumadja. (rhp) Lumadja Bantah Tuduhan IKPSU Soal Proyek Jembatan Keakar

LEAVE A REPLY