BBM Naik, DPRD-Distamben Impoten

0

BOLMUTPOST- Kenaikan bahan bakar minyak, premium dan solar di Pertamina. Turut diikuti oleh kenaikan bbm di pengecer masyarakat. Kalau harga di stasiun pengisian bahan bakar umum mengalami kenaikan sekitar 44%. Dipengecer malah naik sekitar 50-60% atau sekitar Rp 8 ribu hingga Rp 10 ribu. Kenaikan harga gila-gilaan ini tercatat di wilayah Sangkub-Pinogaluman. Pengecer berkilah, mereka menaikkan sepihak lantaran biaya angkutan yang cukup tinggi. “Apa boleh buat torang kase harga bagitu. Torang juga cuma ba terima kalau ada oto yang ba drop,”tutur mereka. Ironis. Instansi yang terkait dengan BBM, Distamben. Bak mengidap penyakit impoten, lemah syahwat. Tak mampu berbuat apa-apa. Apalagi DPRD Bolmut, pun diam seribu bahasa. Sejak ada isu kenaikan BBM. DPRD – Distamben sepertinya Hanya diam melongo. Sosialisasi dan pengawasan tak ada. Apalagi dengan harga yang meroket. Jelas-jelas dewan dan Distamben hanya jadi penonton tak dapat berbuat apa-apa. Pasrah. Warga amat menyayangkan sikap Dewan dan Distamben yang tidak mengambil langkah preventif. Penyeragaman harga sudah tak dapat dilakukan. Terlanjur naik seenaknya. “Kedua intitusi ini harus turun mengawasi dan mengantisipasi lonjakan harga,”saran Sartono warga Sangkub. Sementara itu Ketua Komisi II Drs Salim Bin Abdullah ketika di konfirmasi mengatakan, harusnya distamben turun langsung dan mengecek semua depot yang dan secepatnya di laporkan dan bersama-sama kita mencari solusi masalah kenaikan BBM ini dengan SK dari bupati. sampai beita ini di turunkan Kadis Distamben, Ir Sudirman Nani tidak bisa di hubungi. (rhp) BBM Naik, DPRD-Distamben Impoten

LEAVE A REPLY