Gara-Gara Tidak Bayar Luran

1

BOLMUTPOST – KALU Blum Bayar Luran Sekolah Jang Dulu Iko MOS. Pernyataan memiriskan ini sungguh menyesakkan dada. Betapa tidak fenomena ini terjadi  di SMAN Bohabak. Sekira 6 siswa baru dilarang ikut MOS. Sementara siswa-siswa lain asyik mengikuti masa orientasi sekolah (MOS).Mengapa ? Usut punya usut. Enam siswa tersebut belum melunasi iuran pendaftaran. Karenanya, pihak Sekolah dengan konco-konconya memulangkan 6 siswa untuk tidak ikut MOS. Sumber di SMAN Bohabak menerangkan kalau mereka bukan sengaja tidak melunasi iuran. Hanya saja, orangtua mereka belum sempat memiliki penghasilan. ‘TINDAKAN’ SMAN Bohabak untuk melarang 6 siswa ikut MOS amat disayangkan. Dalam rangka mewujudkan generasi emas. Sejatinya, pihak sekolah mengizinkan. “Walau harus dengan catatan, mereka harus diikutkan. Sebab MOS adalah masa mereka dikenalkan dengan lingkungan pendidikan yang baru,”tutur Junaidi Harundja SH, pemerhati pendidikan. Sementara itu, pihak Dinas Pendidikan ketika di konfirmasi sedang tidak berada di tempat. Kepsek SMA Bohabak, Hartono Hasan ketika di konfirmasi mengatakan, bukannya kami tidak mengikutsertakan siswa-siswa tersebut tidak ikut MOS, akan tetapi kami memulangkan mereka agar orang tua murid datang ke sekolah untuk membicarakan lagi masalah aturan ke 2 yang telah kita sepakati bersama’ tegas Kep. Dan mereka yang tidak ikut MOS tahun ini, bisa ikut tahun depan. Ditambahkannya, luran yang menjadi kesepakatan itu berjumlah Rp.375.000, di situ sudah termasuk uang komite untuk 2 bulan (juli-agustus), juga untuk pembelian baju batik, kostum olah raga, pembelian atribut mulai dari topi sampai kaos kaki juga. Ketua Panitia MOS Bambang Pontoh, juga menambahkan yang ikut MOS untuk SMA Bohabak berjumlah 78 siswa dan tidak ikut itu ada 6 siswa, di Tanya soal “apakah pihak sekolah sudah melakukan langka-langkah pemanggilan kepada 6 siswa yang tidak ikut MOS tersebut “ jawabnya, pihak sekolah mulai hari ini (7/3) sudah melakukan langkah-langkah pemanggilang kepada orang tua/wali murid dari masing-masing siswa. Sementara itu anggota DPRD Bolmut Komisi 1 yang membidangi bagian Pendidikan, Arman Lumoto, ketika di mintakan keterangannya, menjelaskan para Siswa-siswa jangan di komersialkan, “bagimana mo bolmut cerdas kalu bagi” kejadian ini menjadi perhatian serius dari DPRD Bolmut, dan akan kami tindak lanjuti’ tegas lumoto singkat. Gara-Gara Tidak Bayar Luran

1 COMMENT

LEAVE A REPLY