Pengeboman Ikan Marak

0
Pengeboman Ikan Marak

Pengeboman Ikan Marak

Pengeboman Ikan Marak  – Astga illegal fishing di laut Boroko kian marak saja. Ilegal fishing berupa pengeboman di laut bak jadi pemandangan biasa di kalangan nelayan labuang, Kaidipang. Dentuman bom dan dampaknya amat dirasakan nelayan sekitar. Perolehan ikan menurun drastis. Tak hanya itu, benur ikan jadi hancur.

“Tu telur ikang jadi hancur, bagemana ikang month banyak,”beber sejumlah nelayan di Labuang, sebutan pelabuhan Boroko, Kaidipang. Ironi memang. Tak jauh dari Labuang. Ada pos Polisi perairan (Polair) Polda Sulut yang memiliki personil dan perahu motor. Kendati begitu, aksi pengeboman tetap terjadi.

Data yang dirangkum, pengeboman biasa terjadi di laut Tanjung Dulang dan sekitarnya. “Torang so tako ba lapor pa Polisi, sebab torang pernah dapa ancam,”kata sumber. Ketakutan warga melapor diduga kuat aksi merusak lingkungan melibatkan oknum petugas. Pun dengan Kapal cepat Baracuda milik Pemkab Bolmong Utara yang diawaki Dinas Perikanan dan Kelautan. Tak dapat berbuat apa-apa. Nampaknya instansi penegak hukum di laut jad penonton saja.

Bagaikan “melegalkan” aksi tak terpuji itu. Kapolda Sulut melalui Direktur Polair Polda Sulut di Bitung diimbau menyeriusi kasus-kasus tersebut. Termasuk menyidiki dugaan adanya oknum yang membiarkan pengeboman. Bupati Bolmong Utara diharapkan bekerja serius mengamankan laut dari pengeboman itu.(Rhp)

LEAVE A REPLY