Setiap Tahun Angka Ibu Anak Meningal Meningkat

0

BOLMUTPOST – Meningkatnya mutu dan kualitas sarana serta prasarana kesehatan di Kabupaten bolmut, ternyata tak sebanding dengan kualitas pelayanannya di masyarakat. Buktinya, dari data yang di peroleh, angka meningalnya ibu dan bayi saat bersalin dan pasca persalinan mengalami peningkatan setiap tahunnya. Dari sampel kasus kematian ibu dan bayi medio tahun 2010 sampai dengan tahun 2013. Terjadi peningkatan. Bukannya mengalami penurunan. Ditahun 2010 angka Kematian Ibu 3 Kasus. Sementara Bayi  17 Kasus. Untuk 2011,  Kematian Ibu 1 Kasus Bayi  20 kasus. Sementara tahun 2012 angka kasusu Kematian ibu ada 5 Kasusu dan Bayi justru meningkat menjadi  30 Kasus. Dan untuk tahun 2013, sampai saat ini belum ada laporan kasus kematian ibu dan bayi. Tentu hal ini menjadi pertanyaan,? Mengapa hal tersebut terjadi, padahal sarana dan prasaranan kesehatan di sukung program dan anggaran miliaran rupiah terus di anggaran Pemerintah, baik melalui APBD dan APBN. Namun fakta di lapangan bukan mengalami penurunan. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolmut, Sity Sabrina Buhang SKM melalui, Kepala Seksi Kassi memalui kapala bidang perencanaan, Ali Dumbela SKM MKes saat dijumpai kemarin mengatakan, peningkatan tersebut pihaknyapun tidak menduga akan terjadi. Pasalnya, pihaknya suda secara optimal bekerja dilapangan serta melakukan program-program sosialisasi. ” Peningkatan ini tentu bukan harapan kami, karena kerja dilapangan serta sosialisasi terus kami optimalkan guna menurunkan angka kematian ibu dan anak ini.” Ujar Ali. Dijelaskannya, jika pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terutama bagi ibu-ibu hamil agar secara aktif dan komperatif memeriksakan kehamilan sampai pada persalinan di fasilitas kesehatan yang ada, baik rumah sakit (RS) dan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas). ” Apalagi saat ini banyak program-program kesehatan khusus persalinan, tapi tingkat kesadaran masyarakat yang tampaknya masih minim. Ini yang jadi kendala.” Terangnya.   Pihaknyapun lebih meningkatkan pelayanan dengan membentuk desa siaga guna menekan angka kematian ibu dan bayi dikemudian hari. ” Kami berharap partisipasinya masyarakat, dimana jika melakukan pemeriksaan kehamilan sampai kelahiran di pusat kesehatan ini untuk menekan angka resiko kematian ibu dan bayi. Kami juga saat ini suda bekerja sama dengan dukun bersalin agar penanganan medis juga bisa diterapkan dalam pelayanan bersalin,” jelas Ali. Aadapun anggaran yang diplot untuk membiayai kelahiran ibu dan anak di Kabupaten Bolmut sangat minim untuk menjangkau seluruh wilayah di Bolmut.”Dalam APBD 2011 Rp 383.688.750, 2012, Rp 207.604.750. 2013, Rp 242.384.650, tentu dengan anggaran ini pihak dinas telah memaksimalkan meski hanya sedikit yang diterplot di APBD,”tambah Ali.(rhp)

Jumlah kelahiran Bayi.

2010 : kelahiran yang di tangani Bidan 972 jiwa. Jumlah sasaran 80 %

2011 : kelahiran ditangani bidan 992 jiwa jumlah persentase, 70 %. Di
tangadi dukun bersalin  226 jiwa dengan persentase 16 %. Total
peralinan  1.218 jiwa.

2012 jumlah kelahiran yang di tangani bidan, 1137 + 115 yang di
tangani dukun bersalin.

2013. Jumlah kelahiran sampai dengan bulan juli yang di tangani bidan
668 jiwa. Sementara yang ditangani dukun 26 jiwa.

Data kematian Ibu dan Anak
Tahun

2010 : Kematian Ibu 3 Kasus. persentase 2,6 persen/ 100.000 kelahiran hidup.
Bayi : 17 Kasus kematian, persentase 0,1 persen/1000 kelahiran hidup

2011 : Kematian Ibu 1 Kasus. Persentase 0,8 persen/100.000 kelahiran hidup
Bayi : 20 Kasus kematian 0,1 persen/1000 kelahiran hidup

2012 : Kematian 5 Kasusu. Persentase 3,9 persen/100.000 kelahiran hidup
Bayi :  30 Kasus kematian 0,2 persen/1000 kelahiran hidup

2013 : sampai juli belum ada.
Bayi : Belum ada data

Data 2012, penyebab kematian ibu dan anak saat sebelum dan setelah melahirkan
Kematian Bayi akibat penyakit :

– Aspiksia : 6 bayi
– BBRL : 3 Bayi
– Kelainan Konggenintal : 5 Bayi
– Kala II Lama : 1 bayi
– Ispa : 3 Bayi
– Lain-lain : 8 bayi

 Kematian Ibu akibat penyakit :
-Preeklamsi : 1 Kasus
-Retensioplasenta : 1 Kasus
-Pendarahan : 1 Kasus
-Jantung : 1 Kasus
– Eklamsi : 1 Kasus
– Masanifas (posfakum) : 1 Kasus.
Dalam APBD
2011 Rp  83.688.750,-
2012, Rp 207.604.750,-
2013, Rp 242.384.650,-

Setiap Tahun Angka Ibu Anak Meningal Meningkat 

LEAVE A REPLY