Wow, Selisih Pembayaran Tunjangan Beras PNS Bolmut Capai Rp 1,5 Miliar

0

BOLMUTPOST – Wow, Selisih Pembayaran Tunjangan Beras PNS Bolmut Capai Rp 1,5 Miliar Selisih pembayaran tunjangan beras untuk pegawai negeri sipil bolmong utara dari tahun 2010 yang belum terbayarkan mencapai Rp 1,5 miliar. Kurang lebih 2300 hak PNS yang belum terbayarkan. Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP) DPRD Bolmut, Drs Salim Bin Abdullah mengatakan, ini salah satu penyebab sampai daerah ini mendapat opini disclaimer, dan bias di lihat dari daftar laporan hasil pemeriksaan (LHP) oleh badan pemeriksa keuangan (BPK) tahun 2012. Abdulah mendesak agar pemerintah kabupaten segera menindaklanjuti untuk di anggarkan kembali pada tahun 2013 atau di alokasikan pada APBD tahun 2014, dan kalau ini tidak di anggarkan, maka akan kembali menjadi temuan BPK pada tahun tahun berikutnya, “tegas salim. lanjutnya, sesuai data LHP BPK RI tahun 2012, selisih tunjangan beras PNS pada tahun 2010 berlaku mulai Janurai-Desember, diamana harga beras untuk 10 kilogram milik setiap PNS hanya dibayar senilai Rp 49.000. Sementara sesuai aturan, harga beras per 10 kilogram senilai Rp 56.000. Kemudian, pada tahun 2011 harga pembayaran juga masih sama dengan tahun sebelumnya yakni rp 49.000 per 10 kilogram, padahal telah terjadi kenaikan lagi mencapai Rp 58.050. Bahkan pada tahun 2012 per Januari-Juli harga beras untuk ukuran 10 kilogram hanya dinaikan menjadi Rp 49.500, sementara sesuai aturan pembayaran harus dilakukan sebesar Rp 67.500. “Nanti per bulan Agustus-Desember 2012, barulah pemerintah daerah mengikurti aturan pembayaran beras yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Sehingga jika diakumulasi total selisih beras yang belum terbayarkan mencapai Rp 1,5 miliar lebih. “Saya meminta agar secepatnya pemerintah daerah menuntaskan masalah ini, karena haram hukumnya menahan hak-hak milik orang lain yang bukan hak kita,” tutup abdulah.  (rhp

LEAVE A REPLY