Kejari Boroko Ditantang Usut Dana Sosial

0

BOLMUTPOST — Kejaksaan Negeri Boroko ditantang  mengusut penggunaan dana sosial yang diterima SMP Satap Di Bolaang Mongondow Utara. Konon, SMP Satap di Bolmong Utara beberapa waktu lalu menerima kucuran Rp 30 juta dana sosial dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Hasil penelusuran, bulan Agustus silam, sekira 4 Kepsek Satap mengikuti pelatihan di Makassar.  Lumayan lama. Nyaris sepekan. Dari Diklat itu, tiap Kepsek disebut-sebut memasukkan proposal pengajuan dana bantuan sosial pengembangan keterampilan sekolah. Tak hanya Diklat yang dinikmati. Puluhan juta duit sekira Rp 30 Juta dikucurkan ke rekening Kepsek. Apakah sesuai peruntukannya ? Selidik punya selidik. Diam-diam, para Kepsek itu telah mencairkan dana. Lalu diembat sedemikian rupa. Agar tak diketahui rekan-rekan gurunya. Diduga mau ditilep buat laporan fiktif. Lalu dinikmati sendiri. “Model Kepsek seperti ini bagus diciduk. Mereka yang membuat guru bantunya mengelus dada. Lalu tujuan Diklat pun tak ada hasil. Kejari Boroko harus menyelidiki dugaan penyimpangan dana ini. Kapan majunya pendidikan kalau oknum kepsek seperti itu,”tegas Junaidi Harundja, pemerhati pendidikan. Upaya Konfirmasi sudah di lakukan namun Sampai berita ini di turunkan, Kepala Dinas pendidikan Pemuda dan olah Raga Dra Fatson Bata tidak bisa di hubungi. Kejari Boroko Ditantang Usut Dana Sosial  (Rhp

LEAVE A REPLY