Empat Poin Keluhan Bunda Paud Bolmut Ke DPRD

    0
    56
    Bunda Paud Bolmut

    Merasa tidak puas dengan hasil sidang MP-TGR, Para Bunda Paud Bolmut Mengadu Ke DPR, Rabu 20 September 2017.

    Mereka bertandang ke DPRD dengan beberapa keluhan dengan harapan agar keluhan mereka ini bisa ditanggapi dan diselesaikan oleh para wakil rakyatnya.

    Berikut ini Empat Poin Keluhan Bunda Paud Bolmut

    1. Kenapa harus kami yang di bebankan mengganti Tunjangan Ganti Rugi (TGR)? Sementara peraturan Bupati sudah jelas dan sudah di sahkan dalam pembahasan APBD oleh DPRD.
    2. Kami tidak menerima kalau kami ditetapkan sebagai terdakwa dan dipaksakan untuk mendatangani daftar hadir yang mana bersedia untuk ganti rugi.
    3. Kami tidak menerima ancaman kalau tidak mau mengganti TGR kami akan di berhentikan.
    4. Kami Mohon agar Para Wakil rakyat kami bisa menyelesaikan masalah ini secepatnya.

    Kami tahu pembayaran insentif sudah di bahas oleh tim pemerintah daerah dan sahkan oleh DPRD, dan masalah insentif ini sudah disampaikan oleh Bupati pada acara peresmian Gedung Bunda Paud Desa Bigo yang mana insetif TK dan PAUD akan disamakan.

    Memang kami menerima insentif dan hal tersebut kan sudah di sampaikan oleh pak bupati di acara Gebyar Paud dan sudah di tetapkan oleh DPRD Rp600 perbulan. Kami merasa bersyukur dengan kenaikan insentif tersebut tapi kami tidak mau mengembalikan, karena kami tau itu sudah disahkan dan di atur dalam peraturan bupati,”ungkap para bunda paud.

    Sementara itu, Seluruh Komisi I DPRD Bolmut yang dipimpin oleh Abdul Eba Nani menerima langsung keluhan Bunda Paud Bolmut dan menyampaikan bahwa, Keluhan ini sudah kami catat dan akan kami bahas bersama dengan seluruh Bunda Paud yang ada.

    Ditempat yang sama, Ketua Komisi I, Aktrida Datunsolang mengatakan, pihaknya akan mencarikan solusi bersama, antara Bunda Paud, Dinas Terkait, Tim MP-TGR agar nantinya bisa diselesaikan bersama, dan kalau tidak ditemukan solusi pihaknya akan melimpahkan masalah ini kepada pihak yang lebih berkompeten,”ungkap mama edo.(16b)