KIH Bilang, Paripurna Tatib Dekab Bolmut Ilegal

KIH Bilang, Paripurna Tatib Dekab Bolmut Ilegal

BOLMUT POST – Walaupun telah di paripurnakan, namun Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang digawangi oleh Fraksi Demokrat dan Fraksi Perjuangan Kebangsaan (PDIP, PKB dan Nasdem), menyatakan bahwa hasil paripurna pembahasan Tata Tertib pemilihan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Bolmong Utara Ilegal.

Sebagai bentuk protes tersebut KIH memilih untuk Walkout (Keluar,red) dari ruang sidang paripurna yang dilangsungkan pada Selasa (14/10) sekira pukul 21.00 Wita.

Menurut Mulyadi Pamili, anggota KIH Bolmut, keluarnya KIH dari ruang sidang tidak lain karena Tatib yang dibahas tidak menjadi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Peraturan DPRD Tentang Tata Tertib.

“PP Nomor 16 tahun 2010 ini seharusnya menjadi acuan atau pedoman bersama dalam rangka mencari kata mufakat pada pembahasan Tatib, namun hal ini dihilangkan karena muungkin ada kepentingan tertentu,” ujar Pamily.

Menurutnya lagi jika PP Nomor 16 Tahun 2010 digunakan oleh seluruh daerah dalam membahas Tatib dalam DPRD.

“Sangat memalukan dimana semua daerah menjadikan PP Nomor 16 tahun 2010 ini sebagai pedoman pembahasan Tatib DPRD seperti ini, namun sayangnya untuk Bolmut sendiri tidak,” tambah Pamili lagi.

Sementara itu anggota KIH lainnya Amir Alamri, menyatakan bahwa KIH akan segera menyurat kepada Pemerintah provinsi tentang persoalan ini.

“Kami tidak mau menang, kami hanya ingin benar, oleh karena itu paripurna hari ini adalah illegal dan kami yakin hasil hasil paripurna ini akan ditolak secara mentah-mentah oleh pemerintah provinsi karena tidak berlandaskan aturan-aturan yang berlaku,” tegas Alamry. pembahasan tata tertib tersebut berlangsung alot hingga KIH memilih walkout dari sidang paripurna.

Namun sidang paripurna tetap dilanjutkan tanpa kehadiran KIH. Sidang paripurna itu sendiri langsung dipimpin oleh Ketua Dekab Bolmut Karel Bangko SH, wakil Ketua I Arman Lumoto, dan Wakil Ketua II Drs Salim bin Abdullah. (rhp)

Nama-Nama Anggota Dewan Yang walkout

Rahman Dontili (Partai Demokrat), Amir Alamri (Partai Demokrat), Drs Ismail Mardani (Partai Demokrat), Drs Mulyadi, SH (Partai Nasdem), Robby Lombogia ( Partai PDI Perjuangan), Frangky Chendra (Partai PDI Perjuangan), Ramses Rizal Sondakh (Partai PKB), Yanti Harundja (Partai PKB)

Refli Hertanto Puasa

Blogger, Web Design, IT Consultant, Copywriter dan Cyber Journalisme dari Bolaang Mongondow Bagian Utara, Sulawesi. Aktif di dunia blogging sejak 2003 dan bergerak lebih jauh di dunia pengembangan web media dan Pemerintah Daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button