Bolmut News

Perusahaan Wajib Milik Dan Update Amdal

Perusahaan Wajib Milik Dan Update Amdal

Perusahaan Wajib Milik Dan Update Amdal Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Bolaang Mongondow Utara Drs Moh Hidayat Panigoro MSi (5/11) menyatakan setiap badan usaha atau perusahaan yang ingin membuka usaha wajib memiliki izin analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal). “Apabila izin tersebut tidak dipenuhi maka akan ada sanksi tegas sesuai dengan aturan yang berlaku,” ungkap Dayat sapaan Akrabnya.

Dayat menjelaskan bahwa keberadaan atau kepemilikan dokumen Amdal penting dimiliki setiap badan usaha atau perusahaan, agar pemerintah setempat bisa mengetahui dampak lingkungan yang ditimbulkan apabila perusahaan sudah mulai beroperasi karena
Amdal ini menjadi dasar atas pertimbangan pemerintah setempat untuk menerbitkan izin lingkungan dan izin usaha, karena itu harus benar-benar sesuai kajian lingkungan sekitar.

“Kami meminta seluruh badan usaha maupun perusahaan yang ada di bolmut agar mengikuti aturan main yang sudah ada,” jelasnya. Dalam undang-undang sudah diatur bentuk dan jenis perusahaan yang wajib memiliki dokumen Amdal. Sedangkan perusahaan yang tergolong sedang, wajib mengantungi upaya pengelolaan lingkungan hidup dan upaya pemantauan lingkungan hidup (UKL-UPL). “Untuk perusahaan kategori kecil wajib mengantungi surat pernyataan pengelolaan lingkungan (SPPL),” katanya.

Oleh karena itu, izin dokumen Amdal dan perizinan lainnya sangat diperlukan untuk mengkaji kemungkinan timbul kerusakan lingkungan sekitar terutama di kawasan tempat tinggal masyarakat.

Perubahan regulasi perijinan bidang pertambangan dan usaha-usaha yang berdampak pada lingkungan, tidak sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Salah satunya, adalah ijin lingkungan yang kewenangannya tetap melekat pada Kantor Lingkungan Hidup (KLH), sebagai salah satu dasar rekomendasi wilayah yang akan dikeluarkan Bupati.

Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), setiap 6 bulan dokumennya harus dievaluasi kembali dan diperbarui. Evaluasi 6 bulanan ini dilaksanakan dalam rangka meninjau perkembangan dampak yang diakibatkan kegiatan perusahaan terhadap lingkungan, seperti taraf pencemaran air, ekositem dan lain-lain. “Makanya saya mengimbau, perusahaan-perusahaan yang bergerak pada usaha pengelolaan sumber daya mineral dan usaha lainnya yang berdampak pada lingkungan, memperbarui dokumen Amdal dan ijin lingkungannya,”pintanya.(rhp)

Tags

Editor

Semua berita yang masuk di email redaksi akan di edit terlebih dahulu oleh tim editor bolmutpost kemudian di publish

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close