Bolmut News

Rp 16 Milyar, Akan Poles Jambusarang – Tomoagu dan Kuala

Rp 16 Milyar, Akan Poles Jambusarang – Tomoagu dan Kuala

BOROKO – Kecamatan Bolangitang Barat tepatnya di Desa Jambusarang, Desa Tomoagu dan Desa Kuala Kabupaten Bolmut, tahun ini bakal kecipratan  anggaran besar untuk program peningkatan jalan lingkar di tiga desa setempat.
Tak tangung-tangung, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 16.82 Miliar yang bersumber pada Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2016 ini. “Tendernya sudah dimulai, dimana proses lelangnya sudah ditayangkan di LPSE,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bolmut, Ir Saeroji.
Ia mengatakan, jika peningkatan jalan tersebut, sebagai program lanjutan yang telah dilaksanakan pada tahun 2015 kemarin, “Tahun lalu, pembangunan dasarnya yakni baru sebatas pengerasan jalan.
Untuk tahun ini ditingkatkan, yakni pengaspalan. Jalan itu untuk mempermuda masyarakat dalam mendapatkan ases jalan yang baik, apalagi jalan itu menghubungkan dengan jalan yang menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di desa Tomoagu,” jelasnya.
Ditanyakan, kapan pelaksanaan mega proyek tersebut dapat dilakukan, Saeroji mengatakan jika pihaknya menunggu hasil lelang yang sedang berproses.
“Jika sudah ada pemenang tendernya, masih ada proses lagi, yakni pemasukan dokumen penawaran dan selanjutnya pembuatan kontrak karya. Setelah itu baru bisa dilaksanakan pekerjaannya. Kita berharap diakhir triwulan pertamana ini sudah bisa dilaksanakan, ini untuk mempercapat serapan anggaran dan proses pembangunan di daerah,” ungkapnya.
Sementara itu, Yunan Tegela salah satu pemerhati di Bolmut berharap agar Rp 16 Milyar, akan Poles Jambusarang – Tomoagu dan Kuala dalam proses lelang nanti, pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk dapat professional  serta melaksanakan tugasnya sesuai aturan yang ada. Jangan sampai ada main mata, atau ada perusahaan yang telah memiliki catatan merah, namun di loloskan dalam proses lelang ini.
“Profesionalisme dalam melakukan seleksi dan verifikasi dalam lelang proyek-proyek di daerah harus dijunjung tinggi oleh para pemangku kebijakan, terutama pihak ULP.
Jangan sampai ada perusahaan yang tidak layak lalu mendapatkan proyek itu. Akhirnya dalam pelaksanaannya di lapangan banyak penyimpangan, baik itu kualitas dan kwantitas program yang dilaksanakan,” harap Tegela.(K-01)

Tags

Editor

Semua berita yang masuk di email redaksi akan di edit terlebih dahulu oleh tim editor bolmutpost kemudian di publish

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close