Pejabat tak Gunakan WhatsApp Terancam Nonjob

Pejabat tak Gunakan WhatsApp Terancam Nonjob

Bolaang Uki, BOLMUTPOST – Peringatan bagi para pejabat yang belum memiliki aplikasi Android WhatsApp bisa terancam kehilangan jabatannya. Penegasan ini dikatakan bupati melalui Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Bolsel, Ahmadi Modeong.

Menurutnya, hingga awal April belum semua pejabat baik eselon II dan III memilliki aplikasi WA. Padahal, sejak bulan lalu sudah disurati.

“Bahkan imbauan secara langsung juga sudah disampaikan pak bupati dalam berbagai kesempatan,” jelas Modeong, akhir pekan lalu.

Lanjutnya, Pemkab sudah membuat grupĀ WhatsApp, termasuk bupati, wakil bupati dan sekretaris daerah yang menjadi anggotanya. Tujuannya agar semua pejabat bisa berkomunikasi secara langsung kapan saja dengan bupati.

“Sehingga beliau bisa mengetahui setiap harinya apa saja yang dilakukan pejabat. Itu sebenarnya tujuan mewajibkan semua pejabat harus memiliki WA,” jelas Modeong.

Pejabat yang hingga kini belum bergabung karena belum tahu cara menggunakannya atau tak memiliki HP android, sama saja dengan mengabaikan imbauan bupati.

“Kami berharap, dalam pekan berjalan ini bagi yang belum memilikinya, supaya segera mendownload aplikasinya,” tegas Modeong.

Berdasarkan anggota di grup WA Pemkab, baru tercatat 15 pejabat. Berarti, masih ada sebagian yang belum ada.

Menurut pengamat sosial Zainal Van Gobel, ini salah satu langkah maju di dunia birokrasi dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.

” Justru dengan aplikasi ini memudahkan untuk saling berkomunikasi dengan pimpinan. Sebaliknya juga pimpinan bisa mengontrol, mengawasi dan mengetahui semua kegiatan di dinas, badan dan kantor,” terang Zainal. (EK/GM)

Editor

Semua berita yang masuk di email redaksi akan di edit terlebih dahulu oleh tim editor bolmutpost kemudian di publish

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button