Aplikasi Ponsel untuk Mengatasi Kekurangan Psikiater

Aplikasi Ponsel untuk Mengatasi Kekurangan Psikiater

BOLMUTPOST – Berbagai macam gangguan mental seperti saja misalnya depresi, stress, termasuk keinginan untuk bunuh diri dapat menyerang siapa saja dan muncul kapan saja.
Namun sayangnya, kondisi seperti ini seringkali diabaikan. Bukan hanya di Negara Berkembang, keadaan seperti ini pun seringkali terkesan dibiarkan di Negara – Negara maju. Salah satu Negara yang saat ini sedang melakukan treatment untuk kesehatan mental adalah India.
Di India saat ini seorang dokter bahkan harus mengatasi sekitar 30.000 pasien lebih dan parahnya lagi tidak semua dokter tersebut adalah psikiater.
Dokter-dokter ini memang telah mendapatkan pelatihan mengenai gangguan mental, namun tetap saja banyak dari mereka yang tidak selalu tah bagaimana cara untuk mengatasi sebuah kondisi pada gangguan mental.
“The George Institute for Global Health India” yang terletak di West Godavari, sebuah distrik yang berada di Andhra Pradesh adalah sebuah proyek yang kini tengah dirintis untuk menghadapi permasalahan ini.
Dalam program ini terlibat pula Accredited Social Health / ASHAs, yakni para pekerja kesehatan yang digaji oleh pemerintah. Mereka memiliki tanggung jawab untuk melakukan edukasi mengenai masalah kesehatan pada komunitas masing-masing. Berbagai edukasi pun dapat diberikan misalnya saja mengenai kesehatan ibu dan anak, sanitasi dan masih banyak lagi topic yang lainnya.
Cara Kerja Aplikasi
Tugas mereka yang kini dilakukan adalah melakukan screening mental yang ditujukan kepada para penduduk setempat. Kini, penduduk setempat pun mulai terbuka dengan aktivis ini dan mulai nyaman untuk menceritakan segala hal yang berkaitan dengan ganggguan mental.
Dalam hal screening ini,biasanya aktivis akan dibekali dengan kuesioner yang dikembangkan oleh Badan Kesehatan Dunia atau yang lebih dikenal dengan sebutan WHO. Kuesioner ini pun berbentuk aplikasi yang ditempatkan pada sebuauh aplikasi ponsel pintar.
Aktivis pun hanya perlu memasukkan semua keterangan yang data dari gejala yang mungkin dialami oleh pasien ke dalam aplikasi tersebut. Kemudian, data tersebut akan akan diserahkan kepada dokter yang kemudian dokter akan memberikan rekomendasi apakah pasien tersebut perlu menjalani rawat inap atau dirujuk ke dokter yang terkait.
Hasil Kinerja Aplikasi
George Instituute sampai saat ini telah melakukan screening kepada 22.000 orang dari sekitar 42 Desa di West Godavari. Dari hasil penelitian atau screening tersebut dapat diketahui bahwa sekitar 5% dari seluruh populasi penduduk desa tersebut membutuhkan sebuah interfensi klinis.
Karena adanya aplikasi ini pun mereka dapat memperoleh manfaat dimana mereka dapat memperoleh diagnose serta bantuan yang tepat. Hal ini karena sebelumnyabanyak dari pendudk desa yang belum mengetahui bahwa mereka mengalami gangguan kesehatan mental sebelumnya,
Aplikasi atau sistem ini memang baru memasuki tahap awal dan mungkin masih membutuhkan lebih banyak lagi pembaharuan. Namun selanjutnya, pihak-pihak yang terkait pun akan berencana untuk mengembangkan aplikasi serupa untuk berbagai penyakit lainnya yang seharusnya mudah dan sangat mungkin untuk disembuhkan. Penyakit – penyakit tersebut seperti misalnya penyakit tekanan darahh tinggi atau hipertensi dan Diabetes.
Kini sudah jelas bahwa perkembangan teknologi yang semakin baik dapat memberikan manfaat yang positif bagi manusia di berbagai aspek kehidupan.
Seperti saja misalnya platform yang telah dijelaskan diatas yang dapat membantu mempermudah diagnosis dan mendapatkan pengobatan yang sesuai. Terutama bagi mereka, para pasien yang sulit untuk mendapatkan akses ke sebuah fasilitas untuk menaikkan taraf kesehatan mereka. (rhp)

Editor

Semua berita yang masuk di email redaksi akan di edit terlebih dahulu oleh tim editor bolmutpost kemudian di publish

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button