BOLMUT POST
Berita bolmut terbaru
xxx header

Refleksi Perjalanan 9 Tahun Kabupaten Bolmut Menjadi Daerah Otonomi

0 1,417

Refleksi Perjalanan 9 Tahun Kabupaten Bolmut Menjadi Daerah Otonomi

Catatan : Israfil Mokodompis
Membangun sebuah daerah otonomi baru memerlukan suatu kesungguhan dan keikhlasan, membutuhkan energi eksta serta kesabaran komitmen dan tanggung jawab besar.
Yang menjadi hambatan kongrit sering bergejolak adalah egosentris para pemimpin eks kerajaan yang ada di bolaang Mongondow Utara (Bolmut) (Kerajaan Bintauna dan Kerajaan Kaidipang maupun Kaidipang Besar).
Untuk menatakelola menuju kesempurnaan sebuah daerah baru memang  menjadi  Sebuah keharusan walaupun  terkadang penterjemahan  akan salah tafsir dari  segelintir orang sebagai sebuah komunitas kerap kali  mencokoki kebijakan public serta keputusan-keputusan politik.
Klaim darah biru, Klaim keluarga, klaim orang dekat, klaim sok tahu, para pencari muka (carmuk) alasan senang atau tidak senang dari para pembisik, doktrin untuk  mempengaruhi menjadi hambatan dalam mendorong kepemimpinan Drs Depri Pontoh Dan Suriansyah Korompot sebagai bupati dan wakil bupati untuk meraih sebuah kesuksesan paruh waktu 2 tahun kedepan.
Dan tanpa mampu memenej budaya lokal ini, akan menjadi batu sandungan yang tajam dan kerap merongrong pemerintahannya,  bisa saja kedepan akan hadir organ budaya lokal serta kalim keluarga yang menjadi oposisi atas pemerintahannya, pandangan ini nyata ada ketika anda berdiskusi hari ini dengan beberapa masyarakat Bolaang Mongondow Utara terlontar dari bahasa masyarakat secara blak-blakan dan jujur keluar rasa pisimisme terhadap kebijakan-kebijakan public pemerintah..
Tapi apakah kita tidak akan membangun negeri ini hanya karena ego budaya lokal ..?, menyatukan presepri antara eks kerajaan Kaidipang yang konon dipimpin oleh Antogia-Korompot hingga menjadi Kerajaan Kaidipang Besar yang dipimpin oleh keluarga Pontoh tidak semuda membalikkan telapak tangan.
saya yakin dan percaya sisa waktu 2 tahun kedepan kepemimpinan Bapak Depri pontoh-Suriansyah Korompot figure  yang syarat pengalaman pasti sudah membaca dan mempersiapkan konsep membangun yang lebih baik populis disemua sector serta tidak melupakan budaya lokal yang menjadi harapan masyarakat Bolaang Mongondow Utara sebagai catatan sejarah, agar tetap menyatu untuk membangun daerah yang kita cintai ini.
Contoh pada proses tender yang katanya belum adil dalam pembagian kue. Sehingga terjadi gejolak disana-sini karena tidak puas dengan hasil dari pengumuman maupun yang diberikan langsung “Katanya”. Pembangunan infrastruktur dilakukan secara merata, pelayan public dilakukan hingga ke desa-desa terpencil melalui program layanan langsung, bantuan disalurkan baik kelompok tani, nelayan, peternakan, pertanian meski belum semuanya menikmati bantuan, namun selang dua tahun ini secara perlahan-lahan bisa terjawab atas keluhan warga miskin.
Sejarah masa lalu Eks Suapraja yang dipimpin oleh Datunsolang-Pontoh-Korompot-Antogia menjadi kekuatan besar di daerah Otonomi ini dalam menata daerah menuju kearah yang lebih baik lagi namun jika tidak bisa dimanag dengan baik maka ini terjadi ego wilayah pada pemilihan umum kepala daerah 2018 mendatang.
Lupakan rasa egosentris kedaerahan yang sempit,  karena itu bukan roh dari pemekaran tapi itu menjadi biang konflik. mari kita satukan langka kita, rapatkan barisan, bergandengan tangan sebab Torang Samua Basudara.
Yang jelas masyarakat menuntut adanya pemerataan dengan niat tidak ada satupun orang yang akan dimarjinalkan dinegeri ini.  Raih cita-cita Bolaang Mongondow Utara untuk menggapainya butuh tanggung jawab kita semua, terutama para lakonnya yakni Legislatif dan Eksekutif yang harus bersatu, tanggung jawab ini adalah tanggung jawab bersama.
Hidup Rakyat Bolmut. Dukung, semua program positif Pemerintah. Kata orang bijak, kritik boleh saja, asal kritik membangun dan memiliki solusi. Selamat  Bolmut yang ke 9. Insya Allah kedepan akan lebih baik lagi.(Israfil)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More