Dukung Alun Alun Kota Boroko Sebagai Titik Nol Kabupaten Bolmut

Dukung Alun Alun Kota Boroko Sebagai Titik Nol Kabupaten Bolmut

Pemerintah Daerah Terbitkan Perbup

Bolmong Utara – Dalam upaya pengembangan alun alun kota Boroko Kecamatan Kaidipang sebagai titik nol Kabupaten Bolmut, maka Pemerintah daerah Kabupaten Bolmong Utara telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 34 tahun 2016 tentang Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan Kawasan Alun-Alun Kota Boroko. Penegasan ini sebagaimana dijelaskan oleh kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bolmut Ir Saeroji MSi, sekaligus pencetus ide brilian ini.

“Salah satu tujuan diterbitkannya Perbup ini dapat memberikan solusi dari dampak terjadinya pengembangan aktifitas perkotaan yang tidak terkendali dan tertata yang dimungkinkan dapat mengancam kelestarian situs sejarah maupun lingkungan yang pada akhirnya dapat mengganggu laju pembangunan di kota Boroko sebagai ibu kota kabupaten Bolmut. Berangkat dari keadaan saat ini, maka harus ada strategi kebijakan yang mengatur tentang rencana tata bangunan dan lingkungan kawasan alun-alun kota Boroko yang selanjutnya diharapkan dapat mendukung jalannya pembangunan sejak dini, mewujudkan pemanfaatan ruang yang efektif, tepat guna, spesifik setempat dan kongkrit, mengendalikan pertumbuhan fisik suatu kawasan, menjamin implementasi pembangunan agar sesuai dengan asprirasi dan kebutuhan masyarakat dalam pengembangan kawasan yang berkelanjutan,” urai Saeroji.

Ditambahkannya lagi sebagai kawasan prinsip penataan dari segi aspek lingkungan sebagaimana dimaksud pada Perbup ini khususnya pada pasal 7 tentang Konsep Komponen Perancangan Kawasan akan dibagi menjadi beberapa blok diantaranya adalah blok 1, mempertahankan vegetasi eksisting, mentapkan alun-alun (lapangan kembar) sebagai Ruang Terbuka Hijak (RTH) Publik, menetapkan pekarangan bangunan fasum dan fasoso sebagai RTH privat yang berfungsi RTH publik, penggunaan tanaman hias sebagai pagar hidup, merencanakan median dan pulau jalan sebagai RTH publik, menetapkan KDH pada bangunan hunian dan bangunan perkantoran.

“Selain itu pada blok 2, mempertahankan vegetasi eksisting, penggunaan tanaman hias sebagai pagar hidup, merencanakan median dan pulau jalan sebagai RTH publik, menetapkan KDH pada bangunan hunian dan bangunan perkantoran. Blok 3, mempertahankan vegetasi eksisting, penggunaan tanaman hias sebagai pagar hidup, merencanakan median dan pulau jalan sebagai RTH publik, menetapkan KDH pada bangunan hunian dan bangunan perkantoran, menetapkan landscape islamic centre sebagai RTH privat yang berfungsi RTH publik, mempertahankan eksistensi taman kaidupa Dan blok  4 adalah, mempertahankan vegetasi eksisting, penggunaan tanaman hias sebagai pagar hidup, merencanakan median dan pulau jalan sebagai RTH publik, Menetapkan KDH pada bangunan hunian dan bangunan perkantoran,” tambahnya.

Untuk mendukung langkah Alun Alun Kota Boroko Sebagai Titik Nol Kabupaten Bolmut salah satu upaya yang akan dilakukan adalah dengan melakukan pengaturan kaveling dan perpetakan lahan. “Rencana pengaturan kaveling dan perpetakaan lahan akan dibagi menjadi kaveling perumahan, perkantoran yang disesuaikan dengan kebutuhan ruang instansi terkait, kaveling jasa serta kaveling fasilitas sosial,” tutupnya. (nk/rhp)

Editor

Semua berita yang masuk di email redaksi akan di edit terlebih dahulu oleh tim editor bolmutpost kemudian di publish

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button