Ultimate magazine theme for WordPress.

Basuki Purnama: Buni Yani Sengaja Fitnah Saya, Dia Ingin Buat Gaduh Negara

0 20
Basuki T Purnama alias ahok calon Gubernur DKI Jakarta siap dihukum jika terbukti bersalah dalam dugaan kasus penistaan agama. Namun ia juga  menginginkan hukum harus ditegakkan juga kepada Buni Yani, orang yang pertama kali mengunggah video dirinya saat melontarkan pernyataan terkait Surat Al Maidah 51 di Kepulauan Seribu.
Menurut Ahok, ada kesengajaan yang dilakukan Buni Yani ketika memotong ucapannya dan memposting di akun Facebook. Ahok merasa tak ada yang salah dengan pernyataannya, namun Buni Yani-lah aktor yang membuat gaduh Negara ini karena salah membuat transkrip Ahok terkait Surat Al Maidah 51.
“Terus si Buni Yani sudah mengaku menghilangkan kata ‘pakai’, itu kan jelas. Kalau kita lihat dari pengakuan Yani itu sudah jelas sesuatu yang dia teledor. Kalau menurut saya dia sengaja fitnah. Sengaja membuat gaduh negara ini. Nah sekarang dia berani enggak seperti saya?” kata Ahok usai acara Jasmev di Jalan Ki Mangunsarkoro No. 69, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/11/2016).
Ahok pun menantang Buni Yani menyatakan sikap untuk siap menjalani proses hukum. Ia menambahkan, biarkan kasus ini diselesaikan oleh pihak yang netral dan berwenang.
“Kalau saya membuat gaduh negara ini, saya bersedia ditangkap dan dipenjara. Sekarang si Buni Yani berani enggak? Udah jelas jelas fitnah kok menghilangkan, masa sarjana gitu enggak ngerti kata ‘pakai’ sama enggak, lihat aja skripsinya dia,” kata Ahok.
Ahok pun siap diperiksa saat dipanggil Bareskrim Polri Senin (7/11) mendatang. Namun Ahok juga meyakini suatu saat Buni juga akan diperiksa polisi.
“Nanti diproses aja di hukum nanti saya kira Bareskrim akan panggil dia untuk jelaskan. Apakah seorang sarjana, peneliti, lulusan Amerika bisa dengan gampang saja (hilangkan kata),” jelasnya. (detikcom)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.