Guru Garis Depan

Guru Garis Depan Siap Di Tempatkan Pada Kategori Daerah 3T

Sebanyak 6.296 Guru Garis Depan (GGD) pada tahun 2017 bakal resmi menyandang status pegawai negeri sipil (PNS) mulai 1 Januari 2017. Para GGD ini akan disebar ke 93 kabupaten yang masuk kategori daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) di seluruh Indonesia.

Menurut Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Sumarna Surapranata, jumlah Guru Garis Depan yang akan diangkat menjadi CPNS itu mencapai 6.296 orang. Mereka akan ditempatkan di 93 kabupaten/kota yang ada di seluruh Indonesia.

Kuota GGD naik enam kali lipat dari tahun lalu. “Pada 2015 ada sekitar 798 GGD untuk ditempatkan di 28 kabupaten/kota,” kata pranata. pemerintah tidak bisa begitu saja mengangkat semua GGD menjadi PNS karena ada belanja pegawai.

“Banyak daerah yang belanja pegawainya sudah over limit, sehingga tidak bisa begitu saja mengangkat guru,” ungkap Pranata. Pengangkatan peserta GGD menjadi PNS sebenarnya sudah dapat dilakukan tahun ini, karena seluruh rangkaian seleksi sudah selesai.

Namun atas pertimbangan anggaran, pengangkatan mereka baru dapat dilakukan tahun depan. SK TMT (tanggal mulai tugas) CPNS GGD keluar 1 Januari 2017. Saat ini proses pemberkasan dibuat lebih ringkas untuk memudahkan para guru yang akan ditugaskan di daerah khusus tersebut.

Pengangkatan dan penempatan guru di daerah 3T tersebut masih belum dapat memenuhi kebutuhan guru. Namun karena keterbatasan anggaran Negara, maka hanya 6.296 guru itu saja yang bisa diangkat menjadi PNS.

Untuk diketahui, para guru garis depan ini hanya menerima 80 persen dari gaji pokok saat masih menjadi CPNS. Namun, mereka langsung mendapatkan Tunjangan Profesi Guru dan Tunjangan Daerah Khusus dengan nilai masing-masing satu kali gaji.

Tinggalkan Komentar Anda

Please enter your comment!
Please enter your name here