Teknologi

Coolpad Group Limited Sambut 2017 dengan TKDN 30%

Coolpad Group Limited Lahirkan Coolpad Fancy 3 – Ponsel Selfi Berkamera Depan Ganda

Produsen smartphone asal Tiongkok Coolpad Group Limited mengaku mempunyai jurus andalan dalam menarik hati pengguna ponsel, yakni Coolpad Fancy 3, ponsel kamera yang memiliki kamera ganda di depannya.

Coolpad juga menyatakan kesiapannya untuk memenuhi kebijakan Tingkat Kandungan Dalam Negeri dari pemerintah sebesar 30 persen, yang berlaku mulai tahun 2017 nanti.

Hal ini disampaikan langsung oleh Sales Director Coolpad Indonesia, Kenny Chen, dalam acara peluncuran Coolpad Fancy 3 di Jakarta, Rabu (7/12/2016).

“Saat ini kami telah bekerja sama dengan salah satu pabrik di Surabaya untuk memproduksi ponsel Coolpad,” kata Kenny Chen kepada sejumlah wartawan saat ditanyai kesiapan TKDN.

Panggung Elektrik Citrabuana merupakan partner yang mengurusi masalah perakitan atau produksi jajaran smartphone Coolpad ini. Ia juga menambahkan, saat ini, semua seri ponsel Coolpad telah diproduksi di pabrik Panggung seperti yang dilansir kompas tekno, Kamis (08/12).

Untuk masalah spesifiaksi ponsel tersebut, ia masih enggan membeberkannya. Kenny mengakui bahwa ponsel berkamera depan ganda tersebut adalah salah satu strategi Coolpad untuk bersaing di tema selfie.

Kenny yakin bahwa ponsel Fancy 3 akan bisa menarik banyak pengguna, terutama karena faktor harganya yang cukup terjangkau.

“Bedanya Fancy 3 dengan ponsel selfie lain adalah soal harga. Ponsel lain punya kamera depan 8 megapiksel, bagus, tapi biasanya lebih mahal. Sedangkan Fancy 3 punya kamera depan 8 megapiksel, dengan bandrol cukup Rp 2,5 juta,” jelasnya.

“Kapasitas produksi di sana 100.000 unit per bulan. Tapi kapasitas itu masih bisa kami tambahkan kalau memang permintaan meningkat,” kata Kenny.

“Tahun 2017 kami juga akan merilis lima atau enam perangkat lagi, dan semua akan dirakit di Surabaya,” pungkasnya.(**)

Untuk diketahui, seluruh produsen yang ingin menjual ponsel dengan layanan 4G di Indonesia harus lolos aturan TDKN. Aturan tersebut mengisyaratkan agar produsen gadget harus memenuhi TKDN sebesar 30 persen, mulai Januari 2017 mendatang.

Bila tidak memenuhi persentase syarat tersebut, maka perusahaan dilarang untuk menjual ponsel dengan koneksi 4G di Indonesia.

Tags

Refli Hertanto Puasa

Blogger, Web Design, IT Consultant, Copywriter dan Cyber Journalisme dari Bolaang Mongondow Bagian Utara, Sulawesi. Aktif di dunia blogging sejak 2003 dan bergerak lebih jauh di dunia pengembangan web media dan Pemerintah Daerah.

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close