Ultimate magazine theme for WordPress.
Iklan Banner idul Fitri 1440 H DPRD Bolmut

Apple, Facebook, Google dan Uber tidak akan membantu Presiden Trump membangun registry Muslim Amerika

0 26

Bolmutpost – Twitter merupakan perusahaan teknologi besar pertama yang mengatakan menolak untuk menyerahkan data untuk membantu pemerintah Amerika Serikat dalam membangun sebuah registry yang akan digunakan khusus untuk melacak Muslim Amerika, The Intercept melaporkan dua minggu lalu, seperi yang dikutip recode dot net.

Termasuk Facebook, Apple, Google, IBM, Uber dan Microsoft semua juga menolak untuk menyerahkan data dalam membantu membangun sebuah database profil Muslim-Amerika, menurut laporan dari BuzzFeed, Pada hari Jumat (16/12).

Rencana potensi truf untuk membuat registri Muslim Amerika adalah topik yang muncul berulang kali pada saat kampanye. Dan, tidak seperti banyak janji-janji kampanye Trump, yang satu ini sebenarnya bisa di atas meja. Sekretaris Kansas Negeri Kris Kobach, anggota tim transisi Trump, mengatakan bahwa setelah pemilu, penasihat kebijakan Trump mulai membahas proposal untuk membangun registri.

Oracle dan Amazon, dua perusahaan yang mengkhususkan diri dalam layanan database, belum mengklarifikasi apakah mereka akan berpartisipasi. CEO IBM Ginni Rometty menawarkan jasa perusahaannya untuk administrasi setelah seminggu Trump menang, dalam ucapan selamat atas hasil pemilu.

CEO Oracle Safra Catz bergabung dengan tim transisi Trump pekan ini, seperti yang dilakukan Uber CEO Travis Kalanick dan Tesla CEO Elon Musk.

Google bersama delapan Security Letters Nasional yang mengungkapkan tuntutan pemerintah untuk data pengguna. Google tidak mengiizinkan untuk berbagi, atau bahkan menyebutkan, bahwa google menerima surat tersebut sampai awal tahun ini.

Twitter absen dari puncak teknologi Trump, yang memiliki aturan anti-surveilans. Awal tahun ini, Twitter mematikan akses ke setidaknya dua perusahaan yang berbeda yang menyediakan layanan pengawasan AS untuk upaya penegakan hukum.

Facebook mengklarifikasi sikap membangun registry Muslim pada hari Selasa, sehari sebelum pertemuan puncak Trump bersama para eksekutif teknologi.(16b)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.