Terkait Isu Rupiah Baru Dicetak Pihak Swasta, Bank Indonesia Laporkan Penyebar Fitnah

BOLMUTPOST  – Hari Rabu, (29/12/) Bank Indonesia (BI) mendatangai Bareskrim Polri untuk melaporkan akun Facebook yang dianggap menyebarkan fitnah dengan menyebutkan bahwa uang rupiah baru yang belum lama ini diedarkan bukan dicetak oleh Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri).

Seperti dilansir kantor berita antara, BI secara resmi menyampaikan laporan terkait pernyataan di sosial media mengenai pencetakan uang rupiah. Kami laporkan hari ini di Direktorat Pidana Khusus,” kata Direktur Departemen Komunikasi BI Arbonas Hutabarat usai menyambangi Kantor Bareskrim Polri di Jakarta.

Terkesan BI tidak melaksanakan amanat UU No.17 Tahun 2011 tentang Mata Uang, yang menyatakan pencetakan harus dilakukan di dalam negeri dengan menunjuk BUMN, “jelas Arbonas.

“Untuk itu, kami menganggap ini sudah mencemarkan nama baik, bahwa kami tidak melaksanakan undang-undang,” tutur Arbonas

Arbonas sendiri tidak menyebutkan nama akun Facebook yang menyebarkan isu. BI sendiri melaporkan tindakan di Facebook itu dengan mengacu pada Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan pasal terkait dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait fitnah dan pencemaran nama baik.

Lanjut Arbonas, dengan adanya pelaporan tersebut, BI menegaskan bahwa informasi yang tersebar di media social facebook yang menyatakan uang rupiah baru dicetak oleh PT Pura Barutama adalah tidak benar. Pencetakan uang baru Tahun Emisi 2016 dilaksanakan di dalam negeri sepenuhnya dan dilakukan Perum Peruri

Kami harapkan masyarakat untuk lebih bijak dan berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi di sosial media,” kunci Arbonas.

Editor

Semua berita yang masuk di email redaksi akan di edit terlebih dahulu oleh tim editor bolmutpost kemudian di publish

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button