Siti Aisyah

Kim Jong Nam – BOLMUT  POST – Bak  sebuah  ritual   kejahatan. Salah  seorang tersangka pembunuhan  Kim Jong Nam kakak tiri pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un,Siti Aisyah, yang  tercatat sebagai warga negara Indonesia disebut sempat berpesta di malam sebelum insiden itu terjadi.

Sebagaimana  dilansir  di CNN Indonesia  yang  dikutip  dari Straitd Times, Selasa (28/2) Siti bersama teman-temannya dikabarkan merayakan hari ulang tahunnya yang tertunda sekaligus kesuksesannya sebagai selebriti internet di sebuah kelab malam terkenal di Kuala Lumpur pada 12 Februari malam.

“Saya tidak percaya jika Siti Aisyah membunuh seseorang hanya karena uang. Tidak mungkin. Saya pikir dia dijebak,” kata salah seorang teman dekat Siti yang tidak diungkap namanya.

Kerabat tersebut menggambarkan Siti sebagai orang yang sederhana. Ia mengetahui bahwa salah satu ambisi perempuan asal Serang, Banten, itu adalah bisa bekerja dalam industri hiburan.

Dalam video yang ditampilkan sehari-hari, Siti terlihat tertawa saat teman-temannya berkomentar bahwa ia akan menjadi “bintang besar.”

Dia berharap, Siti dapat segera dibebaskan dan bisa kembali bersama keluarganya di Indonesia.

Selain Siti, perempuan asal Vietnam bernama Doan Thi Huong, 28, serta dua pria asal Malaysia dan Korea Utara juga telah ditahan oleh otoritas Malaysia terkait kasus ini.

Siti dan Huong dituduh membunuh Jong-nam di Bandara Internasional Kuala Lumpur menggunakan racun radioaktif paling berbahaya, zat saraf VX, pada 13 Februari lalu.

Dalam rekaman CCTV, keduanya terlihat menghampiri Jong-nam di terminal keberengakatan bandara dan membekap wajahnya dari belakang secara tiba-tiba.

Tak lama setelah itu, Jong-nam tewas dalam perjalan menuju rumah sakit setelah mengaku pusing dan hilang kesadaran.

Saat bertemu dengan pejabat Kedutaan Besar RI, Siti mengaku dibayar sekitar 400 Ringgit Malaysia (RM) atau setara RP1,2 juta untuk ikut serta dalam sebuah acara lelucon atau prank dan melakukan aksi tersebut.

Siti bahkan mengaku tak menyadari bahwa cairan yang ia usapkan ke wajah Jong-nam adalah racun berbahaya, melainkan baby oil.

Namun, kepolisian Malaysia berkeras bahwa kedua perempuan tersebut tahu apa yang mereka bawa dan lakukan, serta kosekuensi apa yang muncul dari tindakan tersebut.(has/74)

Tinggalkan Komentar Anda

Please enter your comment!
Please enter your name here