Dekab Bolmut Himbau Pemkab Blacklist Kontraktor Nakal

Tahun 2018 mendatang anggaran dan jumlah proyek fisik di Kabupaten Bolmong Utara semakin banyak. Semua proyek fisik yang akan dikerjakan harus jadi prioritas. Untuk itu, stakeholder harus bisa mengawal dengan melakukan pengawasan dan pemberian sanksi jika kontraktor melanggar aturan yang sudah ditetapkan.

Wakil Ketua DPRD Bolmut, Arman Lumoto mengatakan, jika ditemukan kontraktor nakal atau hanya asal memperoleh proyek dengan tidak memperhatikan kualitas dan target waktu, maka berpotensi putus kontrak.

Hal tersebut harus diawasi mulai saat ini agar tidak merugikan anggaran pemerintah. “Jika dalam lelang yang sudah sangat terbuka melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), siapa saja bisa masuk. Namun harus tetap menjaga komitmen,” tegas Arman.

Jika kontraktor pelaksana proyek asal-asalan, maka proyek bisa putus kontrak atau tidak selesai dan pemerintah yang kembali menanggung anggarannya. Padahal jika dianggarkan kembali, indeksnya sudah berbeda karena tergantung tingkat inflasi dan standar harga lainnya.

“Melalui pengawas harus ditegaskan jika pengawasan harus tegas dan jika terbukti pelaksana proyek melanggar, langsung ditindak tegas. Agar memperoleh kontraktor atau pemenang lelang yang benar-benar komitmen, harus diseleksi dengan teliti,” tuturnya.

Politukus kader PAN ini kembali mengingatkan jika kemampuan daerah sebenarnya tidak terlalu besar. Sehingga yang dikerjakan tidak boleh asal jadi. Skala prioritas harus diutamakan dan efek berantainya ke masyarakat jelas dan bisa menunjang kegiatan masyarakat setiap hari.

“Jangan sampai proyek peningkatan jalan tidak berkualitas dan akhirnya rusak sebelum waktunya. Ini yang dirugikan selain pemerintah juga masyarakat. Untuk tahun 2017 ini kami masih menilai proyek berjalan baik dan hasilnya tidak mengecewakan,” ungkapnya.(16b)

Editor

Semua berita yang masuk di email redaksi akan di edit terlebih dahulu oleh tim editor bolmutpost kemudian di publish

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button