Kesehatan

Kekurangan Vitamin D dapat menyebabkan kematian dini

Kekurangan vitamin D tidak hanya buruk bagi kesehatan tulang saja, tetapi juga dapat menyebabkan berbagai penyakit lain yang bisa menyebabkan kematian dini.

Penelitian yang didasarkan pada pemeriksaan gen telah menetapkan untuk pertama kalinya hubungan kausal antara tingkat vitamin D rendah dan peningkatan mortalitas, kata para peneliti.

“Kita dapat melihat bahwa gen yang terkait dengan tingkat Vitamin D yang rendah melibatkan tingkat mortalitas yang meningkat sebesar 30 persen dan, lebih khusus, 40 persen lebih tinggi risiko kematian terkait kanker,” kata Shoaib Afzal, dokter medis di Rumah Sakit Herlev, Rumah Sakit Universitas Kopenhagen di Denmark.

“Faktor penting dalam penelitian kami adalah bahwa kami telah membentuk hubungan kausal,” tambah Afzal.

Ketika matahari bersinar di kulit kita, kulit menghasilkan Vitamin D. Bukti menunjukkan bahwa sinar matahari memiliki efek positif pada kesehatan kita, tetapi sunburns harus dihindari karena mereka meningkatkan risiko kanker kulit.

Diet yang kaya vitamin D atau asupan suplemen Vitamin D juga dapat memenuhi kebutuhan kita sampai batas tertentu.

Penelitian Kekurangan Vitamin D dapat menyebabkan kematian dini ini melibatkan 96.000 orang dari studi populasi skala besar di Denmark.

Tingkat vitamin D diukur dengan menggunakan sampel darah dari penelitian, dan defek genetik spesifik diperiksa. Semua peserta diikuti untuk kematian sejak 1976 hingga 2014.

“Studi kami menunjukkan bahwa kadar vitamin D yang rendah memang menghasilkan tingkat kematian yang lebih tinggi,” kata Borge Nordestgaard dari University of Copenhagen.

Tags

Sopiana Fifi Farla Supit

Ibu Rumah Tangga yang selalu ingin belajar untuk mengubah hidup menjadi lebih berarti dan bermanfaat buat orang lain serta menjadi yang terbaik buat suami dan anak.

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close